Purbaya, Suahasil Nazara Serta Nasib Sistem Ekonomi Konstitusi

Suara Muhammadiyah

15 September 2026

95
Ilustrasi

Ilustrasi

Purbaya, Suahasil Nazara Serta Nasib Sistem Ekonomi Konstitusi 

Oleh: Buya Anwar Abbas 

Pendulum kebijakan ekonomi di negeri ini tampak seperti akan kembali berpihak kepada oligarki karena menteri keuangan yang dalam satu tahun terakhir cukup keras membela kepentingan rakyat, bangsa dan negara sudah diganti.

Kita tahu, banyak sekali pengusaha besar dan tokoh dalam setahun terakhir yang dibuat gerah oleh Purbaya. Terutama para mafia bisnis dan perdagangan karena Purbaya sudah mengatakan tekadnya akan menangkap para mafia tersebut secara besar-besaran sebab para mafioso tersebut menurut Purbaya telah berhasil  meraup keuntungan besar dengan cara merugikan rakyat dan negara lewat berbagai praktek tidak terpuji yang mereka lakukan seperti lewat praktek under invoicing atau lewat kegiatan penyelundupan yang mereka lakukan dengan mendapatkan bantuan dan perlindungan dari para oknum aparat terutama dari oknum aparat bea dan cukai.

Di samping itu juga ada mafia terkait dengan impor baja ilegal dan tekstil serta baju bekas yang membuat pabrik baja dan industri tekstil dalam negeri menjadi bermasalah dan kelimpungan sehingga terjadi banyak PHK. Kekesalan dan kekecewaan Purbaya tidak hanya sampai disitu karena dari data dan fakta yang dia temukan ternyata anggaran negara terlalu banyak dikendalikan oleh oligarki ekonomi yang bersekutu dengan birokrasi. 

Bila hal seperti ini terus berlanjut dimana kekuatan ekonomi dan politik berhimpun di satu tangan atau di satu kelompok saja, maka hal demikian tentu akan bisa menjadi bencana dan malapetaka bagi rakyat dan bangsa kedepannya, karena seperti dikatakan Milton Friedman: "The combination of economic and political power in the same hands is a sure recipe for tyranny."

Oleh karena itu karena kita ingin menciptakan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera maka kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi. Untuk itu kita berharap kepada menteri keuangan yang baru agar konsisten dan konsekuen dalam melaksanakan sistem ekonomi yang diamanatkan oleh konstitusi. Sebab kalau tidak maka rakyat tentu akan marah karena kesenjangan sosial ekonomi di negeri ini tentu akan semakin tajam dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi.

Buya Anwar Abbas, Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Mengapa Anak Pintar Belum Tentu Sukses? Penulis: M. Saifudin, Pengasuh Pondok Pesantren Modern Muha....

Suara Muhammadiyah

15 June 2026

Wawasan

Lebaran Beda dan Etika Kedewasaan Beragama Oleh: Suko Wahyudi, Pegiat Literasi, Tinggal di Yogyakar....

Suara Muhammadiyah

20 March 2026

Wawasan

Oleh: Donny Syofyan Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Bagaimana caranya mengatasi bia....

Suara Muhammadiyah

20 May 2024

Wawasan

Menjadi Kartini Yang Berkemajuan Penulis: Dr. Hasbullah, M. Pd. I, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PN....

Suara Muhammadiyah

22 April 2026

Wawasan

Oleh: A Hilal Madjdi, Wakil Ketua PDM Kudus Hampir beriringan dengan ibunda ‘Aisyiyah, adek-a....

Suara Muhammadiyah

18 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah