PWNA Kalteng Luncurkan Eco Bhineka: Sehat Bersama, Hijaukan Bumi

Publish

26 November 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1109
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah ke-112, Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWNA Kalteng) menggelar kegiatan bertajuk Eco-Bhineka NA Kalteng dengan tema “Sehat Bersama, Hijaukan Bumi.” Acara ini diselenggarakan di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, bertepatan dengan Jalan Sehat Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah pada 23 November 2024, bertempat di Jalan RTA Milono KM 1.5, Palangkaraya.

Sebagai bagian dari pendekatan pelestarian lingkungan, kegiatan ini diwarnai dengan pembagian 1.000 bibit tanaman yang didistribusikan ke lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan jalan sehat.

Nurul Chusna, Wakil Ketua Departemen Kesehatan dan Lingkungan PWNA Kalteng, menjelaskan bahwa program ini dinamakan “Eco-Bhineka.” Kata “Eco” berasal dari ecology, yang berarti interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Sedangkan “Bhineka” merujuk pada nilai kebangsaan Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti meskipun berbeda, tetap bersatu.

"Eco-Bhineka merupakan bentuk dukungan Muhammadiyah, khususnya kaum muda termasuk Nasyiatul Aisyiyah (NA), untuk membangun kesadaran bersama serta aksi nyata dalam mencegah krisis iklim yang mengakibatkan kerusakan lingkungan," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWNA Kalteng, Dwi Purbayanti, menekankan bahwa isu lingkungan adalah persoalan serius yang membutuhkan perhatian lintas sektor tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, atau golongan.

"Kerusakan lingkungan adalah isu global yang menjadi perhatian bersama. Sebagai khalifah di bumi, kita memerlukan cara pandang dan cara hidup yang lebih berkelanjutan agar umat manusia, dari latar belakang apapun, dapat mempertahankan kehidupannya di bumi," jelas Dwi.

Program Eco-Bhineka diharapkan menjadi medium untuk menyuarakan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama melalui aksi pelestarian lingkungan. Dwi juga menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini.

"Salah satu kunci kesuksesan program ini adalah kemampuan kita menjalin kolaborasi dengan pemangku kepentingan dan masyarakat. Oleh karena itu, ke depan kita harus membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak," tutupnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang syiar lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab semua pihak. (MF)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setelah mengawal pelaksanaan Pemilu substantif dan inklusif, &lsquo....

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Pengajian Ramadan 1445 H Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) di....

Suara Muhammadiyah

25 March 2024

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Sebagai sarana meningkatkan kecintaan Santri terhadap Al-Qur&rsquo....

Suara Muhammadiyah

9 January 2025

Berita

GIRIMULYO, Suara Muhammadiyah - BikersMu (komunitas Muhammadiyah pecinta motor) Korwil DI Yogyakarta....

Suara Muhammadiyah

17 September 2024

Berita

PACITAN, Suara Muhammadiyah - Mengambil start dari Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Jl. Ringro....

Suara Muhammadiyah

20 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah