Rakor PAUD Dasmen dan IGABA Jawa Tengah Perkuat Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi

Publish

30 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
126
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah — Semangat memperkuat konsolidasi dan membangun kolaborasi menjadi pesan utama dalam Pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Majelis PAUD Dasmen dan Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) se-Jawa Tengah yang berlangsung di Auditorium Djasman Al-Kindi, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (30/5/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh unsur Majelis PAUD Dasmen dan pengurus IGABA dari berbagai daerah di Jawa Tengah tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, memperkuat soliditas organisasi, sekaligus meneguhkan komitmen dalam memajukan pendidikan anak usia dini Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Ketua Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah, Chusnul Hayati, dalam sambutannya menegaskan bahwa konsolidasi organisasi merupakan kebutuhan strategis agar gerakan pendidikan yang dijalankan tetap berada dalam satu visi dan arah perjuangan yang sama.

Menurutnya, langkah besar tidak pernah lahir dari kerja sendiri, melainkan dari kebersamaan yang dirawat melalui komitmen, sinergi, dan semangat berkemajuan. Karena itu, forum rakor ini menjadi ruang penting untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan seluruh program berjalan secara terarah dan saling mendukung.

“Konsolidasi yang menguatkan, kolaborasi yang menggerakkan harus menjadi semangat bersama. Ketika organisasi solid, maka gerakan akan semakin kuat dan manfaatnya akan semakin luas dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Chusnul Hayati juga menyampaikan apresiasi kepada PW IGABA Jawa Tengah atas capaian penting berupa diperolehnya Nomor Registrasi Kemandirian dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut merupakan tonggak penting yang menandai semakin kuatnya posisi IGABA sebagai organisasi profesi yang mandiri, profesional, dan akuntabel.

“Kemandirian adalah kekuatan, dan kolaborasi adalah penggeraknya. Ketika keduanya berjalan beriringan, maka organisasi akan tumbuh lebih kokoh, berkemajuan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Fitni Willis, yang secara resmi membuka kegiatan rakor, menyoroti besarnya potensi pendidikan anak usia dini ‘Aisyiyah di Jawa Tengah. Ia menyebutkan bahwa Jawa Tengah memiliki sekitar 3.148 TK ABA yang tersebar di berbagai daerah. Namun hingga kini belum ada lembaga yang ditetapkan sebagai Sekolah Percontohan Kementerian.

Menurut Fitni Willis, kondisi tersebut bukan karena kurangnya kemampuan atau kualitas lembaga, melainkan masih perlunya penguatan tata kelola, inovasi, dokumentasi capaian, serta konsolidasi organisasi yang lebih terstruktur.

“Sesungguhnya tidak sulit bagi TK ABA di Jawa Tengah untuk menjadi sekolah percontohan. Potensinya sangat besar. Yang dibutuhkan adalah kekompakan, kesolidan gerakan, dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu lembaga secara berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa IGABA memiliki posisi strategis sebagai penggerak profesionalisme guru. Oleh karena itu, penguatan organisasi dari tingkat wilayah hingga cabang harus terus dilakukan agar mampu melahirkan lembaga-lembaga unggulan yang menjadi rujukan nasional.

Selain penguatan organisasi, Fitni Willis menekankan pentingnya implementasi SI-PENA sebagai sistem informasi dan pendataan yang terintegrasi di seluruh tingkatan organisasi. Menurutnya, data akan menjadi kekuatan utama organisasi dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Jika data kuat, organisasi akan kuat. Jika organisasi solid, maka lembaga akan maju. Dan jika seluruh elemen bergerak bersama, bukan hal yang mustahil Jawa Tengah akan melahirkan sekolah-sekolah percontohan yang menjadi kebanggaan ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah di tingkat nasional,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut juga mengemuka pentingnya membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk Suara Muhammadiyah. Kolaborasi ini dipandang penting untuk memperkuat literasi organisasi, publikasi program, dokumentasi capaian, serta pengembangan big data yang dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan terukur.

Melalui Rakor PAUD Dasmen dan IGABA se-Jawa Tengah ini, seluruh peserta diharapkan semakin memperkuat sinergi, menyatukan langkah, dan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan lembaga pendidikan ‘Aisyiyah yang unggul, berkemajuan, dan mampu menjawab tantangan zaman melalui inovasi, kemandirian, dan kolaborasi. (Dzaky)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah ....

Suara Muhammadiyah

5 November 2024

Berita

GOWA, Suara Muhammadiyah - Tim dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muham....

Suara Muhammadiyah

6 May 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Nur Subekti, dosen Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Surak....

Suara Muhammadiyah

15 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperluas kon....

Suara Muhammadiyah

25 May 2026

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka memperingati Milad ke-31, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom....

Suara Muhammadiyah

15 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah