Relasi Sosial yang Sehat Berpokok Pangkal dari Implementasi Silaturahmi di Akar Rumput

Suara Muhammadiyah

17 June 2026

221
dr Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes hadir di Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) ke-12 Kecamatan Muntilan. Foto: Ghulam

dr Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes hadir di Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) ke-12 Kecamatan Muntilan. Foto: Ghulam

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) ke-12 Kecamatan Muntilan, Selasa (16/6) di Lapangan Volybal Gerangan, Sriwedari, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, menjadi momentum memperkuat organisasi dan mempererat silaturahmi sesama warga Persyarikatan.

Dalam pada itu, Agus Taufiqurrahman mengaksentuasikan kalau silaturahmi bukan hanya tradisi sosial, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tinggi. Demikian menajamkan beberapa riwayat menyoal relevansi silaturahmi dalam kehidupan.

“Setiap yang mengaku mukmin harusnya suka menyambung silaturahmi,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Ditengarai bila mengoyak silaturahmi yang telah terjut, maka tidak akan diberikan karpet khusus masuk ke dalam surga. “Tidak akan masuk surga si pemutus,” kata Agus. Kategorisasi seperti apa yang dimaksudkan di situ? “Orang yang suka memutus tali persaudaraan,” bebernya.

Karena itu, laku memutuskan silaturahmi mesti dihindari. Sebab apa? Satu sisi tidak memberikan kemaslahatan, justru petaka kehidupan. Sisi lain, juga melewatkan kans apik sebagaimana yang dikonfirmasikan oleh Nabi Muhammad Saw di dalam banyak riwayat.

“Bagi kita yang suka membangun silaturahmi, Rasul memberi kabar gembira; dilapangkan rezekinya, dipanjangkan umurnya,” ujarnya.

Mengambil sampel pelaku bisnis. Dalam menjalankan bisnisnya, terdapat jaringan yang luas dan relasi yang kuat. “Ibarat silaturahminya banyak, maka bisnisnya menjadi lancar,” ucap Agus.

Pada sisi panjang umur, menukil Robert Waldinger, psikiater dan psikoanalis dari Harvard University, Amerika Serikat menyebut, di antara faktor dominan yang menjadikan orang panjang umur, yaitu relasi sosial yang baik, di samping kebiasaan positive thinking.

“Bagi kita orang Islam tentunya tidak kaget. Relasi yang baik itu bagian dari silaturahmi,” tuturnya.

Dalam tautan ini, psikolog dari Kanada, Susan Pinker, meneliti di pulau Sardinia, Italia, di mana penduduk setempat berusia panjang, yakni 100 tahun usianya.

Penelitian tersebut menunjukkan selain dari faktor genetik, pada saat yang sama, rahasia umur panjang berakar tunjang sering melakukan interaksi atau bersua secara tatap muka.

“Apa yang diajarkan Islam tentang silaturahmi ternyata juga dibuktikan oleh penelitian modern. Oleh karena itu, tentu kita kawal terus silaturahmi hari bermuhammadiyah,” ajaknya.

Melalui kegiatan SKBM ini, diharapkan semangat kebersamaan dan dakwah berkemajuan Muhammadiyah semakin kuat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (Cris/Ghulam)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat....

Suara Muhammadiyah

18 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai upaya memperkuat komitmennya untuk menciptakan perubahan po....

Suara Muhammadiyah

11 March 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMK....

Suara Muhammadiyah

29 May 2024

Berita

BUTON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) sukses menggelar seraseha....

Suara Muhammadiyah

26 June 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Bioteknologi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung....

Suara Muhammadiyah

9 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah