Relasi Sosial yang Sehat Berpokok Pangkal dari Implementasi Silaturahmi di Akar Rumput

Suara Muhammadiyah

17 June 2026

246
dr Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes hadir di Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) ke-12 Kecamatan Muntilan. Foto: Ghulam

dr Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes hadir di Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) ke-12 Kecamatan Muntilan. Foto: Ghulam

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) ke-12 Kecamatan Muntilan, Selasa (16/6) di Lapangan Volybal Gerangan, Sriwedari, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, menjadi momentum memperkuat organisasi dan mempererat silaturahmi sesama warga Persyarikatan.

Dalam pada itu, Agus Taufiqurrahman mengaksentuasikan kalau silaturahmi bukan hanya tradisi sosial, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tinggi. Demikian menajamkan beberapa riwayat menyoal relevansi silaturahmi dalam kehidupan.

“Setiap yang mengaku mukmin harusnya suka menyambung silaturahmi,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Ditengarai bila mengoyak silaturahmi yang telah terjut, maka tidak akan diberikan karpet khusus masuk ke dalam surga. “Tidak akan masuk surga si pemutus,” kata Agus. Kategorisasi seperti apa yang dimaksudkan di situ? “Orang yang suka memutus tali persaudaraan,” bebernya.

Karena itu, laku memutuskan silaturahmi mesti dihindari. Sebab apa? Satu sisi tidak memberikan kemaslahatan, justru petaka kehidupan. Sisi lain, juga melewatkan kans apik sebagaimana yang dikonfirmasikan oleh Nabi Muhammad Saw di dalam banyak riwayat.

“Bagi kita yang suka membangun silaturahmi, Rasul memberi kabar gembira; dilapangkan rezekinya, dipanjangkan umurnya,” ujarnya.

Mengambil sampel pelaku bisnis. Dalam menjalankan bisnisnya, terdapat jaringan yang luas dan relasi yang kuat. “Ibarat silaturahminya banyak, maka bisnisnya menjadi lancar,” ucap Agus.

Pada sisi panjang umur, menukil Robert Waldinger, psikiater dan psikoanalis dari Harvard University, Amerika Serikat menyebut, di antara faktor dominan yang menjadikan orang panjang umur, yaitu relasi sosial yang baik, di samping kebiasaan positive thinking.

“Bagi kita orang Islam tentunya tidak kaget. Relasi yang baik itu bagian dari silaturahmi,” tuturnya.

Dalam tautan ini, psikolog dari Kanada, Susan Pinker, meneliti di pulau Sardinia, Italia, di mana penduduk setempat berusia panjang, yakni 100 tahun usianya.

Penelitian tersebut menunjukkan selain dari faktor genetik, pada saat yang sama, rahasia umur panjang berakar tunjang sering melakukan interaksi atau bersua secara tatap muka.

“Apa yang diajarkan Islam tentang silaturahmi ternyata juga dibuktikan oleh penelitian modern. Oleh karena itu, tentu kita kawal terus silaturahmi hari bermuhammadiyah,” ajaknya.

Melalui kegiatan SKBM ini, diharapkan semangat kebersamaan dan dakwah berkemajuan Muhammadiyah semakin kuat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (Cris/Ghulam)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kampus Putih kembali menambah guru besarnya. Kali ini, tiga gubes dari ....

Suara Muhammadiyah

10 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 (Wibraga) Yogyakarta menggelar a....

Suara Muhammadiyah

28 June 2024

Berita

AMBON, Suara Muhammadiyah – Krisis ekologis yang semakin akut dan menyebabkan dampak buruk bag....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Pemagaran sepanjang 30,16 kilometer di kawasan laut Tangerang menjadi s....

Suara Muhammadiyah

22 January 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Magister Manajemen (MM) Universitas Muhammadiyah B....

Suara Muhammadiyah

10 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah