Safari Ramadhan Putaran ke-5 PCM Samarinda Utara

Publish

5 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
200
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Menjaga Semangat Al-Ma’un: Menjaga Keseimbangan Ibadah dan Kepedulian Sosial

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Ramadhan menjadi momen untuk terus membangun silaturahim, menata jejaring dan melihat secara langsung denyut kondisi jamaah. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Samarinda kembali mengadakan safari Ramadan 1447 Hijriyah putaran ke-5 (Rabu, 4 Maret 2026) bertempat di Masjid Ar Rahman Perjuangan 7 Sempaja Selatan Kota Samarinda. 

Taufik Rachman ketua PCM Samarinda Utara mengatakan,”Kegiatan hari ini merupakan putaran ke-5 agenda silaturahmi dan Ranting Muhammadiyah Sempaja Selatan sebagai tuanrumahnya. Cakupan wilayah Muhammadiyah di Samarinda Utara yang cukup luas, dengan Amal Usaha yang berkembang menjadikan silaturahmi di saat Ramadhan menjadi sangat demikian pentingnya.”

Dalam setiap kesempatan silaturahmi tersebut diberikan pula bingkisan dari Lembaga Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (lazismu). Secara simbolis bingkisan diserahkan kepada beberapa warga binaan. 

Sementara itu ustadz Rifqi Rosyidi dalam tausiyah menyampaikan tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Surah Al-Ma'un. Dari catatan Sekertaris Pimpinan Ranting Sempaja Selatan Agus Toto Suriyanto, beberapa poin penting sebegai berikut;

Surat Al-Ma’un menegaskan pentingnya keseimbangan hidup antara dimensi spiritual dan sosial, antara ibadah kepada Allah dan tanggung jawab kemanusiaan. Di dalamnya tersirat pesan mendalam mengenai pemenuhan hak-hak dasar manusia serta peringatan agar tidak meremehkan hal-hal kecil yang kerap dianggap sepele dalam kehidupan sehari-hari.

Al-Ma’un secara harfiah merujuk pada barang-barang sederhana yang tampak tidak berharga, namun memiliki makna besar ketika dibutuhkan orang lain. Meminjamkan alat rumah tangga seperti jarum, linggis, atau ember kepada tetangga dan sahabat merupakan wujud nyata kepedulian sosial. Tindakan kecil semacam itu bukan sekadar bantuan praktis, melainkan cerminan keimanan yang hidup dan berfungsi dalam relasi sosial. Dari sinilah Islam mengajarkan bahwa kebaikan, sekecil apa pun bentuknya, memiliki nilai di sisi Allah dan tidak boleh diremehkan.

Lebih jauh, Surah Al-Ma’un juga mengandung pelajaran tentang konsistensi. Pekerjaan atau amal yang tampak kecil akan menjadi sangat berarti apabila dilakukan secara berkesinambungan. Kepedulian yang terus dipelihara akan membangun budaya tolong-menolong yang kokoh dalam masyarakat. Sebaliknya, surah ini juga mengingatkan agar tidak meremehkan dosa-dosa kecil. Kesalahan yang dilakukan secara terus-menerus berpotensi menumpuk dan berubah menjadi pelanggaran besar yang merusak kualitas moral seseorang.

Semangat Al-Ma’un menghadirkan pesan keseimbangan: antara ibadah ritual dan praktik sosial, antara hubungan vertikal dengan Tuhan dan hubungan horizontal dengan sesama manusia. Keimanan tidak berhenti pada simbol dan ucapan, melainkan terwujud dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Inilah esensi Al-Ma’un—menghadirkan iman dalam bentuk kepedulian yang konkret dan berkelanjutan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Kon....

Suara Muhammadiyah

24 July 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Rangkaian Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN) 2025 dim....

Suara Muhammadiyah

26 January 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Agung Ramadhan, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran....

Suara Muhammadiyah

24 July 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - UKM Paduan Suara Mahasiswa SSV (Sunshine Voice) Universitas Muha....

Suara Muhammadiyah

12 September 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhamm....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah