GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Girisubo bekerja sama dengan Sekolah Baca Quran Gunungkidul (SBQG) kembali menyelenggarakan Pelatihan Tutor Tsaqifa Angkatan ke-5 pada Sabtu (14/2). Bertempat di SD Muhammadiyah Al Falah Girisubo, kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB ini diikuti oleh 35 peserta dari Kapanewon Girisubo, Rongkop, Tepus, Saptosari, hingga Pracimantoro, Jawa Tengah. Agenda rutin ini digelar sebagai langkah strategis dakwah dalam menyongsong hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H melalui penguatan literasi Al-Quran di tingkat akar rumput.
Program unggulan ini merupakan buah sinergi yang digagas sejak empat tahun lalu oleh Dr. Suwignyo Utomo, M.A., selaku Pendiri SBQG bersama dengan jajaran PCM Girisubo. Dalam perjalanannya, pelatihan ini menghadirkan para pakar untuk membekali calon tutor, di antaranya H. Ruslan yang memaparkan keunggulan metode Tsaqifa khusus untuk usia dewasa, serta H. Sareno yang menyampaikan materi strategi pengembangan Tsaqifa berbasis masjid. Selain itu, hadir pula Ust. Wismanto yang memberikan motivasi Al-Quran serta Ust. Zulhijja Amin selaku tutor berlisensi Tsaqifa yang memandu teknis pembelajaran secara praktis.
Eksistensi program ini telah teruji selama lima tahun dan berhasil mencetak sedikitnya 200 tutor bersertifikat yang tersebar di berbagai wilayah. Setiap tutor yang lulus diwajibkan untuk membuka majelis atau forum pembelajaran mandiri di lokasi masing-masing, sehingga estafet ilmu tidak berhenti pada pelatihan saja. Pola gerakan ini terbukti efektif dalam memperluas jangkauan dakwah Muhammadiyah, khususnya dalam memberantas buta aksara Al-Quran dengan metode yang cepat, mudah, dan menyenangkan bagi masyarakat awam.
Dampak nyata dari konsistensi program ini terlihat dari keberhasilan meluluskan hampir seribu jamaah yang kini telah mampu membaca Al-Quran dengan lancar. Menariknya, mayoritas penerima manfaat dari program ini adalah jamaah usia 50 tahun ke atas (lansia). Hal ini membuktikan bahwa hambatan usia bukan lagi penghalang untuk belajar Al-Quran, berkat metode Tsaqifa yang diajarkan oleh para tutor yang sabar dan kompeten di bawah naungan PCM Girisubo dan SBQG.
Antusiasme peserta pada angkatan ke-5 ini menunjukkan optimisme besar bagi kemajuan dakwah Al-Quran di wilayah Gunungkidul dan sekitarnya. Dengan bertambahnya jumlah tutor baru, diharapkan momentum Ramadhan tahun ini dapat diisi dengan kegiatan tadarus yang lebih masif dan berkualitas di tiap masjid. PCM Girisubo berkomitmen untuk terus mengawal program ini agar semangat kembali ke Al-Quran menjadi gerakan masif yang menyentuh seluruh lapisan jamaah tanpa terkecuali.

