Selalu Taat Baik dalam Keadaan Sempit Maupun Lapang

Publish

22 June 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
77
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Umat Islam di berbagai daerah mulai menyambut datangnya bulan Muharram, salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam ajaran Islam. Muharram dikenal sebagai Syahrullah atau bulan Allah, yang memiliki kedudukan istimewa dalam kalender hijriah.

Sejak awal bulan, sejumlah masjid dan majelis taklim menggelar pengajian untuk mengingatkan jamaah tentang keutamaan Muharram. Para ulama menekankan pentingnya memperbanyak amal shalih, menjaga diri dari perbuatan dosa, serta meneladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW yang menjadi tonggak penanggalan Islam.

Dalam pengajian Ahad pagi bakda Subuh masjid Al Muttaqiin Tanjung Elok Purwokerto mendatangkan nara sumber kajian Drs. H. Samingan. Kajian kali ini dihadiri oleh jamaah tetap masjid Al Muttaqiin dan juga sebagian jamaah mushola Muhajirin yang berada di area jalan Pinus Tanjung Elok, Ahad (21/6). Jumlah jamaah yang hadir lebih kurang 200 jamaah.

Ust.Samingan dalam pengantarnya menyampaikan salah satu amalan yang paling dianjurkan adalah puasa sunnah pada hari ‘Āsyūrā, tanggal 10 Muharram. Rasulullah SAW menyebut puasa ini sebagai penghapus dosa setahun yang lalu. Umat Islam juga dianjurkan untuk berpuasa sehari sebelumnya (9 Muharram) dan atau sehari sesudahnya (11 Muharram) sebagai bentuk penyelisihan terhadap tradisi Yahudi.

Selain itu, Muharram menjadi momentum refleksi diri. Tradisi pengajian di berbagai daerah menekankan bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan simbol perubahan menuju kebaikan: meninggalkan keburukan, menegakkan kebenaran, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Disampaikan juga bahwa manusia sering berdoa kepada Allah dengan sungguh-sungguh saat terdesak seperti dicantumkan dalam surat Al Ankabut ayat 65 yang artinya "Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya (hanya kepada-Nya). Tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai ke daratan, mereka malah mempersekutukan (Allah kembali).

Ayat Al Ankabut 65 menggambarkan sifat manusia yang sering berubah. Ketika berada dalam kesulitan, hati menjadi dekat kepada Allah. Namun ketika kesulitan berlalu dan nikmat datang, banyak yang kembali lalai dan melupakan-Nya.

Sebagai amalan yang baik sebagai umat Islam yang tawadu disampaikan manusia seharusnya selalu berdoa dengan sungguh-sungguh di setiap waktu, bukan pada saat terdesak. Mengingat Allah tanpa batas waktu dan keadaan sehingga Allah akan memberikan yang dianggap baik oleh Allah untuk umatNya.

Perumpamaan naik kapal di tengah lautan luas menggambarkan kondisi ketika manusia merasa sangat lemah dan tak berdaya. Dalam keadaan terancam bencana atau maut, fitrah manusia akan mengakui keesaan Allah dan berdoa dengan penuh keikhlasan. Secara umum Tabiat manusia setelah sampai di daratan dan selamat dari bahaya, banyak manusia yang lupa akan janjinya. Mereka kembali lalai, ingkar, dan menyekutukan Allah dengan selain-Nya.

Pelajaran yang bisa diambil adalah jangan hanya ingat Allah saat susah. Orang beriman harus tetap taat baik dalam keadaan sempit maupun lapang. Keikhlasan yang sejati adalah istiqamah. Keikhlasan bukan hanya saat menghadapi ujian, tetapi juga saat mendapatkan kemudahan dan keberhasilan. Oleh karena itu semua niat umat muslim harusnya dilandasi karena Allah, SWT, bukan karena yang lain. (Eka)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di periode abad kedua, peran-peran kebangsaan 'Aisyiyah harus terus....

Suara Muhammadiyah

22 January 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhamma....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pemilu 2024 di depan mata. Pada Rabu (14/2) mendatang, seluru....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Menyambut Ramadhan 1447 H/2026 M, Lazismu Kota Makassar menunjuk....

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Alimatul ....

Suara Muhammadiyah

21 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah