Semangat Belajar PAUD dan Visi Wajib Belajar 13 Tahun

Suara Muhammadiyah

14 April 2026

424
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Early Childhood Professional Learning Series VIII, Tema: ReBuilding the Foundation of Early Learning

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Rangkaian konferensi dan workshop Early Childhood Professional Learning Series VIII yang berlangsung 11–14 April 2026 menghadirkan Dr. Pamela C. Phelps, pendidik dan peneliti internasional, serta penulis Beyond Center and Circle Time (BCCT). Acara ini mengusung semangat Strengthening Early Childhood Education Together dengan fokus membangun kembali fondasi pembelajaran anak usia dini.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, memberikan apresiasi kepada institusi yang menunjukkan semangat belajar dan menyampaikan visi masa depan pendidikan setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Beliau menekankan bahwa semangat belajar dan keberanian menyusun visi adalah fondasi penting bagi penguatan PAUD di Indonesia.

“Semangat belajar dan keberanian menyampaikan visi masa depan adalah fondasi penting bagi penguatan PAUD di Indonesia. Apresiasi ini adalah dorongan agar institusi terus berinovasi dan berkolaborasi,” ujar Gogot.

Dalam sesi utama, Dr. Pamela menekankan bahwa kesejahteraan emosional, kompetensi sosial, dan kemampuan kognitif adalah fondasi perkembangan manusia. Ia menyoroti pentingnya lima tahun pertama sebagai masa pertumbuhan pesat, hubungan penuh kasih dan responsif sebagai dasar kesehatan dan perkembangan, bermain sebagai hakikat pembelajaran yang kini sering terabaikan karena tekanan standar dan teknologi, serta peran sistem limbik dalam mengoptimalkan pembelajaran melalui pengalaman positif.

Pamela juga mengaitkan teori Seven Essential Life Skills dari Ellen Galinsky, yang menekankan keterampilan hidup esensial seperti fokus, komunikasi, berpikir kritis, dan perspective taking. Ia menekankan bahwa perspective taking — kemampuan memahami sudut pandang orang lain — sering kali terlewatkan, padahal menjadi kunci dalam membangun kehidupan sosial anak.

Selain materi internasional, acara ini juga menampilkan kebijakan nasional seperti Buku Desain Besar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dan Dashboard Profiling PAUD di Indonesia. Keduanya menjadi kerangka kerja untuk memastikan layanan PAUD merata, berbasis data, dan dapat diukur keberhasilannya.

Dirjen Gogot juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap program Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup 1 tahun prasekolah, 6 tahun sekolah dasar, 3 tahun sekolah menengah pertama, dan 3 tahun sekolah menengah atas. Kebijakan ini diharapkan memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang utuh sejak usia dini hingga remaja, dengan fondasi kuat pada masa prasekolah.

Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat turut diperkenalkan sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan, menekankan pembiasaan positif sejak dini. (HA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Pada Jumat, 23 Mei 2026, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunung....

Suara Muhammadiyah

23 May 2026

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Prof. Dr. H. Abd. Kadim Masaong, resmi dilantik sebagai Rektor Unive....

Suara Muhammadiyah

18 December 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung terus memperkuat fondasi k....

Suara Muhammadiyah

11 July 2026

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang mengambil langkah st....

Suara Muhammadiyah

1 December 2025

Berita

KULONPROGO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pendoworejo melaksanakan kegiat....

Suara Muhammadiyah

17 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah