Seminar Internasional, UM Bandung dan University of Sargodha Gaungkan Investasi Hijau

Publish

6 July 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
633
Istimewa

Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Saat ini Dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi tidak bisa lagi dilepaskan dari isu keberlanjutan. Hal tersebut ditegaskan oleh Ghulam Muhammad Qamri dari University of Sargodha Pakistan dalam seminar internasional bertajuk "From FDI to Green Finance: Incentivizing Clean Growth".

Seminar yang dihadiri puluhan mahasiswa ini diselenggarakan di lantai dua gedung Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, pada Rabu (02/07/2025).

Qamri menyampaikan pandangannya bahwa Foreign Direct Investment (FDI) harus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang bersih dan berkelanjutan.

"Tidak semua FDI membawa dampak positif. Jika tidak disertai regulasi dan prinsip keberlanjutan, FDI justru bisa menjadi ancaman bagi lingkungan,” ucap Qamri.

Selain itu, dia juga menyoroti perlunya insentif fiskal dan instrumen keuangan hijau untuk mendorong investor mengalokasikan dananya pada sektor ramah lingkungan.

"Green finance merupakan jembatan antara pertumbuhan dan kelestarian. Tanpa pendekatan ESG (Environmental, Social, and Governance), FDI bisa mengarah pada kerusakan jangka panjang," ujar Qamri.

Dalam presentasinya, Qamri juga menampilkan riset yang menunjukkan bahwa sektor keuangan konvensional masih berkontribusi besar terhadap degradasi lingkungan.

Oleh karena itu, dia mendorong dan menegaskan bahwa dibutuhkan sistem kebijakan terpadu antara bank sentral, lembaga keuangan, dan negara untuk mengarahkan arus investasi pada sektor hijau.

"Kita perlu menciptakan pasar yang memberikan keuntungan pada energi terbarukan, bukan pada polusi," katanya.

Lebih lanjut, Qamri menjelaskan bahwa peran pemerintah dan akademisi, misalnya yang berada di lingkungan UM Bandung, sangat penting dalam mendorong perubahan ini.

"Institusi pendidikan seperti UM Bandung memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan generasi yang sadar akan ekonomi hijau," ungkapnya.

Di samping seminar, dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Bandung dengan University of Sargodha.

Kerja sama yang sangat positif ini meliputi pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, mobilitas dosen, pengembangan program akademik, dan kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan ilmiah.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Bandung Ahmad Diponegoro, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ijang Faisal, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ia Kurnia, perwakilan dosen, dan beberapa tamu undangan lainnya.***(FK)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sabtu (7/9) Suara Muhammadiyah (SM) Tour Travel menggelar acara Man....

Suara Muhammadiyah

7 September 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Mereka yang menguasai informasi akan menguasai dunia. Begitulah ....

Suara Muhammadiyah

14 September 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) mendukung penuh implementasi ....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tuba....

Suara Muhammadiyah

16 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen kembali digdaya. Salah satu siswa terbaiknya.....

Suara Muhammadiyah

25 November 2025