Sempurnakan Ibadah Puasamu dengan Bayar Zakat, Infaq, dan Sedekah ke LAZISMU

Publish

27 March 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1052
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Ramadhan 1446 Hijiriyah sisa menghitung hari, sempurnakan ibadah puasamu dengan bayar  Zakat, Infaq, dan Sedekah ke Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kalimantan Tengah, yang berada di Jln. RTA. Milono KM. 1,5 Palangka Raya dan merupakan salah satu lembaga di bawah naungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng.  

Muhammad Fitriani, Ketua Lazismu Kalteng, menjelaskan bahwa dinamakan zakat karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan.  Makna tumbuh dalam arti zakat menunjukkan bahwa mengeluarkan zakat sebagai sebab adanya pertumbuhan dan perkembangan harta, pelaksanaan zakat itu mengakibatkan pahala menjadi banyak. Sedangkan makna suci menunjukkan bahwa zakat adalah mensucikan jiwa dari kejelekan, kebatilan dan pensuci dari dosa-dosa. 

“Secara umum zakat terbagi menjadi dua jenis, yakni zakat fitrah dan zakat mal. Zakat Fitrah (zakat al-fitr) adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki dan perempuan muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan,  sedangkan Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya, tidak bertentangan dengan ketentuan agama,” ujarnya. 

Senada dengan Ketua Lazismu, Kurniawan, Manager LAZISMU Kalteng, menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan, baik zakat fitrah yang di bayarkan pada Ramadhan atau sebelum sholat Idul Fitri maupun zakat mal yang meliputi harta berupa emas atau perak, saham, investasi, tabungan, harta dari usaha perdagangan, usaha perdagangan hewan ternak atau perusahaan, sudah sampai batas minimal harta (hisab) yang wajib dizakati, yaitu setara 85 gram emas murni, dan haul adalah masa kepemilikan harta selama satu tahun hijriah. Zakat mal dikenakan atas harta yang mencapai nisab dan haul, dengan kadar 2,5%.

“Pada zaman dulu hitungan satu haul mengacu pada tahun Hijriah karena umat Islam terbiasa dengan perhitungan tahun hijriah. Biasanya mereka akan memilih di antara bulan-bulan Hijriah karena tidak harus di bulan Muharram, Rabi’ul Awal, Rajab, Sya’ban atau Ramadhan karena zakat wajib ditunaikan pada saat harta tersebut telah berlalu satu tahun dan sampai nishab. Artinya, kalau dimulainya Ramadhan, berarti nanti membayar zakatnya pada bulan Ramadhan, jika bulan Muharram berarti juga bulan Muharram,” jelasnya.  

Ia menambahkan pada Ramadhan 1446 Hijriyah ini Lazismu menargetkan jumlah penghimpunan ZIS mencapai sekitar 90 miliar secara nasional, sedangkan Se-kalteng Rp.152.397.296,  Per-Jumat (26/3/2025), dan realisasinya telah mencapai sekitar 84%. 

“Masih ada waktu pada umat untuk menyalurkan ZIS, terutama di momen malam-malam lailatul qadar pada pengujung Ramadhan, Ayo sempurnakan Zakat, Infak dan SedekahMu, ke LAZIMU Kalteng,” pungkasnya. (mf/n)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - MBS Pleret mengadakan dauroh ulumul qur'an wal qiro'at. Pengambilan san....

Suara Muhammadiyah

13 December 2024

Berita

Meneguhkan Epistimologi dengan Merawat Harmoni  BANJARBARU, Suara Muhammadiyah - Peserta yang ....

Suara Muhammadiyah

17 September 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah -  Puluhan mahasiswa semester 4, Prodi D3 Akuntansi, S1 Akuntansi d....

Suara Muhammadiyah

31 July 2025

Berita

KALIMANTAN, Suara Muhammadiyah – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) ....

Suara Muhammadiyah

13 May 2025

Berita

BATU, Suara Muhammadiyah - Masjid tarikan maknanya memang tempat pelaksanaan shalat. Dalam sesi Rapa....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah