BLANGHPIDIE, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad (4/1) Tim MDMC Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY) turun dari Gayo Lues berpindah ke Takengon, momen peralihan lokasi ini terekam dalam catatan Pos Koordinasi MDMC Aceh Barat Daya, sebagai tempat transit dan koordinasi Tim MDMC DIY selama masa penanggulangan banjir dan tanah longsor di dataran tinggi Gayo. Tim MDMC DIY berjumlah 30 personil terdiri dari Tim Medis, SAR, Psikososial dan Logistik telah bekerja di Gayo Lues selama satu bulan sejak 5 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Pengabdian sebagai Relawan Muhammadiyah yang selalu hadir dalam setiap kebencanaan (Together for Humanity) MDMC DiY yang berkolaborasi dengan MDMC Aceh Barat Daya (Abdya) telah melakukan berbagai Layanan dengan membentuk Pos Layanan di lokasi terdampak tepatnya di Desa Betukah, Gayo Lues. Selama satu bulan di Gayo Lues Relawan MDMC DIY telah menyalurkan kurang lebih 6,5 ton logistik yang disalurkan melalui Lazismu dan MDMC Aceh Barat Daya.
Rifky sebagai koordinator Relawan MDMC DIY menyampaikan bahwa sebelum meninggalkan Gayo Lues selain memberikan layanan kepada masyarakat sekitar yang terdampak relawan MDMC DIY juga telah mendirikan sebuah “masjid darurat” di desa tersebut. “Pembangunan masjid darurat ini merupakan bentuk responsif kita tidak hanya pada sektor sosial kemasyarakatan saja tetapi juga pada sektor ruhaniyah” tandas Rifki.
Pembangunan masjid darurat ini merupakan salah satu harapan agar masyarakat tidak berlarut dalam kesedihan dan keterpurukkan dengan keadaan karena sesungguhnya setiap musibah memiliki hikmah yang besar dibaliknya bagi mereka yang benar-benar menanamkan keimanan dalam hatinya.
Selanjutnya Senin, 5/1/2026 peralihan lokasi Pos Layanan Tim MDMC DIY menuju Aceh Tengah, Takengon berlangsung khitmad di yang dilepas dari halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Barat Daya (Abdya). Tim MDMC DIY yang akan menuju Takengon melalui darat menembus jalur ekstrem Beutong yang juga menjadi daerah terdampak. Tim MDMC DIY yang menuju Takengon dengan mengendarai satu unit mobil doble kabin 4x4, satu unit Ambulance 4x4, dan tiga unit sepeda motor jenis trail yaang ditumpangi sebanyak 11 personil.
Sebelum Tim MDMC DIY meninggalkan Abdya menuju Takengan, ketua PD Muhammadiyah Abdya Nazli Hasan mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam atas responsif dan empaty seluruh relawan yang telah sudi mengorbankan segalanya demi kerja kemanusiaan ini. “Ucapan terima kasih kami dari PD Muhammadiyah Abdya yang sedalam-dalamnya atas kerja kemanusiaan Tim MDMC DIY, dan permintaan maaf kami atas kekurangan dalam penyambutan tim yang hadir di Abdya,” ucap Nazli.
Selain itu koordinator Lazismu dan MDMC PDM Abdya, Muslim Abdya Kamal menyampaikan setelah sebanyak tiga kali suplay bantuan ke Gayo Lues dalam rentang selama 1 bulan lalu bukan berarti bantuan untuk penyintas banjir dan tanah longsor kita hentikan tetapi kita akan tetap melakukan hal yag sama sesuai kebutuhan di lapangan. Lazismu dan MDMC Abdya masih tetap membuka donasi untuk lokasi terdampak seperti Takengon dan Bener Meriah seiring dengan peralihan lokasi dan pergantian personil tim relawan DIY. “InsyaAllah pada tahap selanjutnya kemungkinan besar kita akan diberi tugas untuk mengelola kebutuhan di Aceh Tengah dan Bener Meriah” ungkap Muslim selaku Koordinator Poskor Barat Selatan.
Bagi masyarakat yang ingin mendonasikan hartanya dapat menyalurkannya melalui rekening Lazismu Abdya, Bank Aceh: 09002400046205, dan bank BSI 7099459578 atas nama Lazismu Aceh Barat Daya. Konfirmasi pengiriman ke nomor: 082211143199 (CC Lazismu Abdya).

