Simpul Daerah Harus Kuat: PDM Klaten Serukan Koordinasi Hingga Akar Rumput

Publish

4 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
198
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Kekuatan sebuah gerakan dakwah tidak hanya terletak pada kuantitas massa, melainkan pada soliditas simpul koordinasi dari tingkat pimpinan daerah hingga ke akar rumput. Hal inilah yang ditekankan oleh H. Muhammad Wahid Syaifuddin, M.Pd., Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten, dalam forum Obsesi (Obrolan Santai dan Edukasi Kaderisasi) yang diselenggarakan oleh Pemuda Muhamammadiyah Klaten, Kamis malam (30/04).

Dalam orasinya, Wahid yang juga merupakan mantan Ketua PDPM Klaten ini menyoroti urgensi penguatan simpul koordinasi sebagai motor penggerak utama bagi pimpinan di tingkat bawah. Menurutnya, kegairahan pimpinan di tingkat ranting dan cabang sangat bergantung pada seberapa kuat instruksi serta pendampingan yang diberikan oleh pimpinan di tingkat daerah.

Memutus Rantai Kaderisasi yang Parsial
Wahid Syaifuddin memberikan catatan kritis terhadap pola kaderisasi yang selama ini berjalan secara parsial atau terputus antar organisasi otonom (Ortom). Ia melihat adanya tantangan besar di mana kader yang berasal dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sering kali tidak terserap secara optimal ke dalam Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiatul Aisyiyah (NA).

"Kita harus memastikan adanya kesinambungan. Pola kaderisasi harus berjenjang dan terkoneksi dengan baik antara IPM, Pemuda, hingga nantinya masuk ke jajaran Muhammadiyah maupun Aisyiyah," tegas Wahid. Ia berharap tidak ada lagi sekat yang menghalangi transformasi kader antar-ortom agar setiap individu memiliki rasa keberlanjutan dalam berkhidmat di persyarikatan.

Simpul Daerah Sebagai Kunci Gerakan
Lebih lanjut, Wahid mengingatkan bahwa pimpinan di tingkat daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh pimpinan cabang tetap aktif dan bergerak. Tanpa koordinasi yang intensif, dikhawatirkan program-program besar hanya akan berhenti di tingkat atas tanpa menyentuh kebutuhan rill para kader di tingkat cabang maupun ranting.

"Simpul kita di daerah harus kuat. Jika di tingkat daerah saja koordinasinya tidak berjalan dengan baik, bagaimana kita bisa mengharapkan pimpinan cabang dan ranting bisa bergerak efektif?" tambah Wahid.

Penekanan pada simpul koordinasi ini diharapkan mampu memicu kembali semangat kolaborasi antar-kader dalam mengawal produk dan karya nyata organisasi demi kemajuan umat di Klaten. (Thms)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menyelenggarakan r....

Suara Muhammadiyah

21 May 2025

Berita

Ketua PCM Kisaran Timur Apresiasi Musyran VI PRM Siumbut-Umbut  ASAHAN, Suara Muhammadiyah - P....

Suara Muhammadiyah

7 November 2023

Berita

AMBON, Suara Muhammadiyah - Demi meningkatkan kesehatan fisik, mental dan produktivitas, Universitas....

Suara Muhammadiyah

24 June 2025

Berita

IMM Malang Raya Gelar Simposium Moderasi Beragama: Harmony in Diversity MALANG, Suara Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025

Berita

Kemendukbangga/BKKBN Gandeng Lazismu Bergerak Selamatkan Generasi SUKABUMI, Suara Muhammadiyah &nda....

Suara Muhammadiyah

14 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah