SMA Muhammadiyah Gorontalo dan Smamda Perkuat Kolaborasi

Suara Muhammadiyah

14 September 2026

158
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah – SMA Muhammadiyah Gorontalo dan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) Jawa Timur memperkuat kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan berlangsung Jumat (18/9/2026) di Ruang Kepala Smamda.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis bagi kedua sekolah untuk meningkatkan pengelolaan pendidikan, mengembangkan sumber daya manusia, dan memperkuat berbagai program sekolah. Menurut Fuad sapaan akrabnya, SMA Muhammadiyah Gorontalo juga berencana mengirimkan guru-gurunya untuk belajar secara langsung di Smamda.

Kepala SMA Muhammadiyah Gorontalo, Mahfud Harim, mengatakan bahwa kunjungannya ke Smamda memberikan banyak pengalaman baru. Ia mempelajari berbagai aspek pengelolaan sekolah sekaligus melihat langsung pelaksanaan program unggulan yang dikembangkan Smamda.

“Banyak hal yang kami pelajari di Smamda. Tidak hanya program unggulannya, tetapi juga bagaimana sekolah mengelola berbagai program secara terencana,” ujar Fuad.

Menurut Fuad, pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi SMA Muhammadiyah Gorontalo dalam mengembangkan sekolah. Ia melihat Smamda memiliki sejumlah program yang dapat menjadi inspirasi dan kemudian disesuaikan dengan kebutuhan sekolah di Gorontalo.

Ia berencana melanjutkan proses belajar tersebut dengan melibatkan guru-guru SMA Muhammadiyah Gorontalo.

“Kami juga berencana mengirim guru-guru untuk belajar di Smamda. Mereka bisa melihat langsung praktik pembelajaran, pengelolaan program, serta budaya kerja yang diterapkan,” katanya.

Fuad menilai pembelajaran secara langsung akan memberikan pengalaman yang lebih konkret kepada guru. Mereka dapat mengamati pelaksanaan program, berdiskusi dengan pengelola, dan mempelajari strategi yang digunakan sekolah dalam mengembangkan layanan pendidikan.

Selain pengelolaan sekolah, Fuad juga mempelajari berbagai program yang dikembangkan Smamda. Program tersebut mencakup penguatan pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, program unggulan, hingga pengelolaan sekolah secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa SMA Muhammadiyah Gorontalo tidak sekadar ingin meniru program Smamda. Sekolah akan memilih praktik baik yang relevan dan mengadaptasinya sesuai karakteristik serta kebutuhan sekolah.

“Yang kami pelajari bukan untuk sekadar ditiru, tetapi kami adaptasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah kami,” tuturnya.

Melalui MoU ini, kedua sekolah membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Kerja sama dapat berkembang melalui pertukaran pengalaman, peningkatan kompetensi guru, pengembangan program pendidikan, serta berbagai kegiatan lain yang memberikan manfaat bagi kedua sekolah.

Fuad berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Ia ingin MoU menjadi awal kolaborasi nyata dan berkelanjutan antara SMA Muhammadiyah Gorontalo dan Smamda.

“Kami berharap MoU ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas. Guru dan sekolah harus terus belajar agar mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin baik,” pungkasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tapak Suci Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembal....

Suara Muhammadiyah

28 August 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Duta Literasi Manajemen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung me....

Suara Muhammadiyah

2 July 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Musim haji segera tiba. Segenap calon jamaah haji bersiap menyambut den....

Suara Muhammadiyah

17 April 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) Universitas Muhammadiyah Yogyakar....

Suara Muhammadiyah

29 April 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - SMP Unggulan ‘Aisyiyah Bantul kembali sukses menggelar Festival L....

Suara Muhammadiyah

24 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah