Studi Tiru, Sarana Sharing Memajukan Lembaga Pendidikan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1433
Studi Tiru

Studi Tiru

SOLO, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 10 perwakilan dari SD Ummu Aiman di bawah Yayasan Bani Salim Ummu Aiman Malang Jawa Timur melakukan studi tiru di SD Muhammadiyah 1 Solo, Kamis (15/2). 

Hadir Pengawas Sekolah Ummu Aiman Muhammad Muklish Iwanto dan diterima oleh Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti, Wakasek bidang Kurikulum Imam Priyanto beserta staf Sri Martono Lanjarsari, Wakasek Kesiswaan SW Winarsi, Wakasek Humas Jatmiko dan Wakasek al Islam dan Kemuhammadiyahan Ahmad Syaifuddin. 

Kepala Sekolah Penggerak Hj Sri Sayekti, menyampaikan studi tiru memperkaya pengalaman dan merubah sekolah menuju berkemajuan siap belajar bersama. 

“SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo yang berdiri sejak 1935 dan saat ini berusia 89 tahun siap menerima studi tiru dan sharing praktik baik pendidikan berkeunggulan dan berkemajuan,” terangnya saat memberikan sambutan di aula sekolah sehat. 

Sayekti, menjelaskan bahwa sekolah yang berada tepat di barat Pura Mangkunegaran sebelah utara masjid al Wustha memiliki kekhasan tersendiri. 

“Berdasarkan penilaian KPK RI sekolah penggerak ini dinobatkan sebagai yang terbaik praktik baik dalam implementasi pendidikan antikorupsi (PAK) bertepatan puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), sekolah sehat, sekolah budaya, sekolah religius, sekolah multi talenta dan sekolah adiwiyata,” terangnya. 

Setelah acara penyambutan dan ramah tamah, studi tiru dilanjutkan dengan visitasi ke lokus-lokus terpilih. Kepala SD Ummu Aiman yang berciri khas Islam, Rika Oktavia Saptiningtyas, menyampaikan rasa ketertarikannya terhadap kekhususan yang dimiliki SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jawa Tengah. 

“Banyak temuan yang kami dapatkan saat visitasi lingkungan sekolah dan keunikan dari implementasi kurikulum merdeka, budaya sekolah sehat, kantin sehat terbaik pertama dari Kemenkes RI, dan program sekolah ramah anak,” tuturnya saat kegiatan penutupan. 

Sementara itu, Muhammad Muklish Iwanto pengawas internal sekolah Yayasan Bani Salim Ummu Aiman mengatakan bahwa SD ini punya keunggulan dan kemiripan yang hampir sama. 

“Jadi kami ke sini untuk silaturahmi dan untuk terus menjalin hubungan dan apa ke depannya yang kita bisa kolaborasikan dengan kami karena hamper mirip semua. Karena kami kedepan punya mimpi menjadi sekolah ramah anak, dan saat ini kita punya impian untuk membangun Madrasah Tsanawiyah atau setara sekolah menengah pertama,” tambahnya. (Jatmiko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Momen wisuda Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta yang ber....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Umat Islam pada bulan Ramadhan menjadi momentum untuk menambah keta....

Suara Muhammadiyah

31 March 2024

Berita

BEKASI, Suara Muhammadiyah - Di atas permukaan kolam yang tenang, sebuah speedboat kecil bergerak pe....

Suara Muhammadiyah

20 February 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dosen Komunikasi Fisip Unismuh Makassar mewakili Kepala LLDIKTI Wilay....

Suara Muhammadiyah

18 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Prof Dr Muchlas MT dikukuhkan....

Suara Muhammadiyah

30 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah