Studi Tiru SMP Muchild di DIMSA, Gali Inspirasi Peminatan Tahfidz

Suara Muhammadiyah

19 May 2025

1146
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SRAGEN, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta (Muchild) mengadakan kunjungan studi tiru peminatan Tahfidz. Kunjungan ini berlangsung Senin (19/5) di SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen, Jawa Tengah yang dikenal dengan DIMSA.

Sebanyak 62 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Para siswa itu berasal dari kelas 7 dan 8, serta 4 guru pendamping. Rombongan diterima dengan hangat oleh keluarga besar DIMSA.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri DIMSA yang juga merupakan Hafidz Qur’an. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Direktur Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen KH Ali Rosyidhi SPd., MM, sekaligus Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen.

Dalam sambutannya, Ali mengucapkan selamat datang di pondok miliknya, tempat memimpin dan mengabdi. “Seluruh pihak dipersatukan dalam satu wadah Persyarikatan Muhammadiyah,” katanya.

Pada momen itu, Ali juga memperkenalkan kepada keluarga besar Muchild dinamika pondoknya. Bahwa pondok tersebut sebagai yang tertua di antara delapan pesantren Muhammadiyah di Wilayah Sragen.

"Siswa harus percaya diri sekolah di Muhammadiyah dan siap untuk dididik dengan keras,” ucapnya.

Perwakilan dari Muchild yaitu Ika menyampaikan ucapan terima kasih atas diterimanya kunjungan ke DIMSA. Beliau berharap dari kegiatan ini memberikan manfaat bagi Muchild maupun DIMSA.

“Terlebih dalam berkolaborasi mencetak pemimpin-pemimpin Persyarikatan Muhammadiyah di masa datang,” ujarnya.

Kepala SMP DIMSA Ustadz Wibowo Julisaputro, SPd., MPd mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa kunjungan balasan ke Muchild Yogyakarta.

Acara inti pemaparan dan motivasi program Tahfidz oleh koordinator program Tahfidz yaitu Ustadz Mufti Aziz Al Hafidz, koordinator program Tahfidz. Ia memberikan penjelasan bahwa program ini bertujuan mencetak generasi Al-Qur'an yang mahir berbahasa Arab.

“Program ini dilengkapi dengan evaluasi berkala, dauroh tahfizh selama 35 hari, tasmi', serta muballigh hijrah untuk membentuk karakter pribadi dan sosial siswa,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan, serta school tour yang dibersamai santri IPM DIMSA. Tidak lupa semua peserta berfoto bersama dengan keluarga DIMSA. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) pada tahun ini melaksanakan p....

Suara Muhammadiyah

19 June 2024

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah — Pagi yang cerah di Balai Desa Sekarputih, Kecamatan Balongpanggan....

Suara Muhammadiyah

22 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam dunia pendidikan yang semakin kompetitif, Muhammad Umar....

Suara Muhammadiyah

21 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - “Islam itu indah dan menyukai keindahan” menjadi kalima....

Suara Muhammadiyah

10 August 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Komunitas Rumah Sakit ‘Aisy....

Suara Muhammadiyah

11 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah