SALATIGA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, SMP Muhammadiyah 2 Kalasan kali ini melakukan studi tiru ke SMP Muhammadiyah Plus Salatiga. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Jum'at (31/01).
Peserta kunjungan studi tiru terdiri dari Kepala sekolah SMP Muhammadiyah 2 Kalasan yaitu Bapak Apung Saepuddin, S.Pd.I, M.S.I, lalu ada Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF kabupaten sleman yaitu Bapak Surakhmad, S.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF kapanewon kalasan yaitu Bapak Drs. H. Haryadi, Ketua Komite SMP Muhammadiyah 2 Kalasan yaitu Bapak H. Sudarman, hadir bersama juga kepala sekolah: SMP Muhammadiyah 1 kalasan yaitu Ibu Nuryani, M.Pd .Gr.
Rombongan SMP Muhammadiyah 2 kalasan yang dipimpin langsung Kepala sekolah Apung Saepuddin, S.Pd.I., M.Si, diterima langsung Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Plus Salatiga yaitu bapak Sutomo, M.Ag. Dan dalam kesempatan tersebut, Sutomo mengatakan bahwa studi tiru tersebut merupakan langkah strategis untuk mengadopsi konsep pembelajaran yang efektif dari lembaga pendidikan unggulan dan dengan adanya program ini pun menjadi ajang silaturahmi antar sekolah Muhammadiyah.
Kegiatan studi tiru merupakan upaya membangun kolaborasi dengan sekolah lain. Sehingga sekolah bisa "belajar" praktik baik dari sekolah lain serta melakukan adopsi dan adaptasi hal tersebut.
Ciri khas yang menjadi unggulan dari SMP ada 7 yaitu: 1). Menjuarai lomba akademik dan non akademik tingkat kota hingga nasional. 2). Unggul dalam pengamalan ajaran agama, jiwa religius dan pembiasaan islami. 3). Menjadi model sekolah karakter nasional oleh Kemdikbud. 4). Unggul dalam pembelajaran berbasis IT, pembelajaran daring, dan evaluasi belajar berbasis android. 5). Unggul dalam proses kegiatan belajar mengajar dengan menekankan pada bakat dan minat peserta didik yang berwawasan global sehingga mampu bersaing dengan sekolah nasional maupun internasional. 6). Unggul dalam kreativitas dan inovasi dengan menjuarai lomba krenova. 7). Memiliki Lingkungan Sekolah yang kondusif dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.
Pada Program dan kegiatan yang diunggulkan pada SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, yaitu: 1. Tahfidz 3 Juz Tematik. 2. Sains Al-Qur'an. 3. Bilingual (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris). 4. Sister School, Fieldtrip and Student Exchange. 5. International Mobility Program (Malaysia, Singapura, dan Thailand). 6. Evaluasi belajar berbasis android. 7. Daarut Taqwa Camp.
SMP Muhammadiyah Plus Salatiga memiliki program untuk meningkatkan kualitas mutu lulusan dengan melakukan berbagai kegiatan terprogram yang telah direncanakan oleh kepala sekolah dan tenaga pendidik. Pada tahun 2020 ini sekolah meluluskan angkatan ke-1 dengan persentase kelulusan peserta didik 100% dengan melanjutkan ke berbagai sekolah favorit. Kompetensi kelulusan sesuai dengan standar kelulusan yang memadukan muatan kurikulum nasional, Kemenag, maupun pesantren modern.
SMP Muhammadiyah Plus Salatiga pun memiliki prestasi baik kategori sekolah, kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Prestasi sekolah yang diraih yaitu Juara 2 Lomba Sekolah Berkarakter Kebangsaan (LSBK) Tingkat Kota Salatiga Tahun 2018, Sekolah Model SNP oleh LPMP Jawa Tengah Tahun 2019. Sekolah Model Penguatan Pendidikan Karakter melalui Satuan Pendidikan Aman Bencana (PPK SPAB) oleh Kemdikbud tahun 2019.
Prestasi juara 1 Kepala Sekolah Teladan Nasional tahun 2015, Satya Lencana oleh Presiden Republik Indonesia tahun 2016, School Leadership and Supervisor Training Program In China 2018 oleh Kemdikbud, Fasilitator Nasional Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Kemdikbud tahun 2017 sampai sekarang, kepala sekolah inspiratif nasional tahun 2020 dan tahun 2021.
Prestasi pendidik yang diraih yaitu Awarding Google 2017. Penerima Young Teacher Exchange Thailand 2018, Pagelaran Lomba Seni 2018, Krenova 2017, 2018, 2019 dan banyak lainnya.
Dari program Studi Tiru ini, apa yang sudah dipaparkan menjadikan SMP Muhammadiyah 2 Kalasan bisa mendapatkan pengalaman dan inspirasi berharga untuk diterapkan di sekolah. Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi dan pembagian kenang-kenangan.