Tapak Suci Juara Umum Kejurkab Dewasa IPSI Bantul 2026
BANTUL, Suara Muhammadiyah - Perguruan Tapak Suci tampil sebagai juara umum pada Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Dewasa Pencak Silat 2026 yang digelar oleh IPSI Bantul, Sabtu hingga Ahad,(2-3/5/26) di GOR SMA 1 Sewon. Tapak Suci menjadi kontingen pengumpul medali terbanyak dengan raihan 8 emas, 3 perak, dan 4 perunggu, unggul atas seluruh perguruan peserta lainnya.
Dominasi Tapak Suci terlihat sejak nomor tanding hingga seni. Di bawahnya, IKSPI Kera Sakti menempati posisi kedua dengan 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu, sedangkan Pagar Nusa berada di peringkat ketiga dengan 2 emas, 3 perak, dan 7 perunggu.
Pelatih Tapak Suci, Atok Susanto, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari persiapan yang memang telah dirancang sejak awal. “Kami mempersiapkan tim ini sebagai bentuk tanggung jawab Tapak Suci sebagai anggota IPSI Bantul untuk ikut berkontribusi memperkuat Kabupaten Bantul menghadapi kejuaraan dewasa pencak silat tingkat Provinsi DIY pada Juli nanti,” ujarnya.
Wakil Ketua Pimda 02 Tapak Suci Bantul Hendri Budi Setyawan menilai hasil ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh atlet. “Prestasi yang diraih hari ini menjadi motivasi bagi Tapak Suci untuk terus meraih berbagai prestasi pada ajang-ajang berikutnya,” katanya.
Pada nomor tanding, medali emas Tapak Suci diraih oleh Yusuf Wildan Nur Fitriazi (kelas A putra), Muhammad Hanif Akhyari (kelas B putra), Ahmad Rozaq Thoyibi (kelas bebas putra), Arham Ihwaludin (kelas C putra), Andika Marhatin Putra (kelas D putra), Nabil Musaffa (kelas G putra), dan Priyadi (kelas H putra). Sementara medali perak dipersembahkan Dimas Aditya (kelas C putra) dan Ahmad Faisal Rahman (kelas I putra).
Tambahan medali perunggu dari nomor tanding diraih Panji Nugroho (kelas E putra), Assyfa Nur’aini Sopandi (kelas A putri), Kaila Dwi Helyana (kelas B putri), dan Rahmadhani Azzahra Hayfa (kelas mini putri).
Di nomor seni, Tapak Suci kembali menunjukkan kekuatan melalui Nahla Faiza Rahma yang meraih medali emas nomor tunggal putri. Sementara Isyana Sprinta Ayodya menambah koleksi medali perak pada nomor yang sama.
Hasil ini menegaskan Tapak Suci sebagai kekuatan utama pencak silat dewasa di Bantul. Keberhasilan menjadi juara umum sekaligus menjadi modal penting bagi para pesilat Tapak Suci untuk memperkuat kontingen Bantul pada kejuaraan tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta beberapa bulan mendatang.

