Teguhkan Prinsip Akuntabilitas, LAZISMU Se-DIY Jalani Proses Audit

Suara Muhammadiyah

20 August 2024

1296
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -  Setelah melakukan proses audit selama 3 hari, tibalah dipenutupan acara audit laporan keuangan LAZISMU Se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berhasil diselenggarakan di Amphitheater Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (15/08/24) dengan total dana yang teraudit mencapai Rp 44 Milyar.

Kegiatan dihadiri Oleh Kepala Kantor Akuntan Publik (KAP) Abdul Hamid dan rekan yang memimpin audit, Abdul Hamid Cebba, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Cahyono, Syamsul Bahri selaku Ketua Tim Audit, serta seluruh Kantor LAZISMU peserta Audit juga turut hadir dalam acara penutupan tersebut. 

Jefree Fahana  S.T., M.Kom dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan harapan LAZISMU DIY untuk tahun depan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. 

“Terima kasih kepada pihak-pihak terlibat dalam proses audit ini dan untuk tahun depan semoga semakin lebih baik lagi. Peserta audit terbanyak dari Bantul dan paling cepat menyelasaikan prosesnya Kulon Progo."

“Kemudian untuk daerah penataan dan pembinaan kantor layananan menjadi prioritas dalam hal menyiapkan LAZISMU lebih baik lagi sehingga ditahun 2025 untuk audit tutup buku 2024 berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Menurut Abdul Hamid, tujuan utama dari audit ini adalah untuk memastikan bahwa dana yang dikelola LAZISMU berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi serta akuntabilitas. 

“Untuk audit kali ini idak hanya berfokus pada pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi juga melihat peluang untuk perkembangan dari sisi penghimpunan dana, pentasharufan (distribusi), serta pengelolaan amil,” tambahnya.

Syamsul Bahri menjelaskan bahwa audit tahun ini sudah banyak kemajuan yang dilakukan oleh LAZISMU Wilayah. Catatan yang ditemukan di berbagai kantor adalah sebuah langkah untuk bisa menjadikan kantor LAZISMU di berbagai tingkatan di DIY menjadi lebih baik. 

“Kami selaku tim mengapresiasi atas terlaksananya rekomendasi tahun lalu yang sudah di jalankan di audit tahun ini. Catatan yang masih ada di tahun lalu kami harap bisa menjadi perbaikan untuk LAZISMU yang masih memiliki catatan untuk bisa melakukan perbaikan secepatnya," ujarnya.

Cahyono juga menjelaskan bahwa proses audit yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, tetapi juga implementasi makna ketaatan kepada Allah. “Para Amil di LAZISMUmu DIY seharusnya menerapkan prinsip ‘wal tandzur qod damat lighot’ dalam audit ini, yang berarti setiap tindakan harus didasarkan pada ketaatan kepada Allah,” tambahnya.

Dengan berakhirnya proses audit ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah yang dilakukan oleh LAZISMU di wilayah DIY.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah men....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

Berita

LEMBATA, Suara Muhammadiyah - Desa Tobotani di Kecamatan Buyasuri Kabupaten Lembata NTT adalah salah....

Suara Muhammadiyah

15 April 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Rakor Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) se-eks Karesidenan Ban....

Suara Muhammadiyah

7 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah kini bukan lagi sekadar organisasi lokal; organisas....

Suara Muhammadiyah

8 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tidak patah arang. Itulah Suara Muhammadiyah. Usianya 110 tahun&mda....

Suara Muhammadiyah

17 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah