Teguhkan Prinsip Akuntabilitas, LAZISMU Se-DIY Jalani Proses Audit

Suara Muhammadiyah

20 August 2024

1379
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -  Setelah melakukan proses audit selama 3 hari, tibalah dipenutupan acara audit laporan keuangan LAZISMU Se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berhasil diselenggarakan di Amphitheater Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (15/08/24) dengan total dana yang teraudit mencapai Rp 44 Milyar.

Kegiatan dihadiri Oleh Kepala Kantor Akuntan Publik (KAP) Abdul Hamid dan rekan yang memimpin audit, Abdul Hamid Cebba, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Cahyono, Syamsul Bahri selaku Ketua Tim Audit, serta seluruh Kantor LAZISMU peserta Audit juga turut hadir dalam acara penutupan tersebut. 

Jefree Fahana  S.T., M.Kom dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan harapan LAZISMU DIY untuk tahun depan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. 

“Terima kasih kepada pihak-pihak terlibat dalam proses audit ini dan untuk tahun depan semoga semakin lebih baik lagi. Peserta audit terbanyak dari Bantul dan paling cepat menyelasaikan prosesnya Kulon Progo."

“Kemudian untuk daerah penataan dan pembinaan kantor layananan menjadi prioritas dalam hal menyiapkan LAZISMU lebih baik lagi sehingga ditahun 2025 untuk audit tutup buku 2024 berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Menurut Abdul Hamid, tujuan utama dari audit ini adalah untuk memastikan bahwa dana yang dikelola LAZISMU berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi serta akuntabilitas. 

“Untuk audit kali ini idak hanya berfokus pada pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi juga melihat peluang untuk perkembangan dari sisi penghimpunan dana, pentasharufan (distribusi), serta pengelolaan amil,” tambahnya.

Syamsul Bahri menjelaskan bahwa audit tahun ini sudah banyak kemajuan yang dilakukan oleh LAZISMU Wilayah. Catatan yang ditemukan di berbagai kantor adalah sebuah langkah untuk bisa menjadikan kantor LAZISMU di berbagai tingkatan di DIY menjadi lebih baik. 

“Kami selaku tim mengapresiasi atas terlaksananya rekomendasi tahun lalu yang sudah di jalankan di audit tahun ini. Catatan yang masih ada di tahun lalu kami harap bisa menjadi perbaikan untuk LAZISMU yang masih memiliki catatan untuk bisa melakukan perbaikan secepatnya," ujarnya.

Cahyono juga menjelaskan bahwa proses audit yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, tetapi juga implementasi makna ketaatan kepada Allah. “Para Amil di LAZISMUmu DIY seharusnya menerapkan prinsip ‘wal tandzur qod damat lighot’ dalam audit ini, yang berarti setiap tindakan harus didasarkan pada ketaatan kepada Allah,” tambahnya.

Dengan berakhirnya proses audit ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah yang dilakukan oleh LAZISMU di wilayah DIY.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Bersama 14 PTN/PTS - UAD Menjadi Host  PENANG, Suara Muhammadiyah - Tim PKM dari Fakultas Huku....

Suara Muhammadiyah

16 April 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Bulan Ramadan menjadi momentum berbagi yang dilakukan Pimpinan Wilaya....

Suara Muhammadiyah

29 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kebertahanan Suara Muhammadiyah mencapai 110 tahun membuat ba....

Suara Muhammadiyah

14 August 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) memberikan penghargaan ke....

Suara Muhammadiyah

24 January 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Akhirussanah Pon....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah