Terobosan Lawan Diabetes: Riset Sup Labu Kuning Unimus Jadi Harapan Baru

Publish

17 September 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
461
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Di tengah melonjaknya angka penderita diabetes melitus di Indonesia yang kini diperkirakan menembus 20 juta jiwa, inovasi pangan fungsional muncul sebagai angin segar.

Seorang dosen Fakultas Teknologi Pangan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Prof. Dr. Ir. Nurrahman, M.Si., resmi dikukuhkan sebagai guru besar berkat risetnya yang berhasil menciptakan sup labu kuning instan yang berpotensi menjadi terapi alternatif untuk menurunkan kadar gula darah.

Penelitian ini dinilai krusial mengingat jumlah penderita diabetes melitus (DM) di Indonesia sudah mencapai 19,5 juta jiwa atau tertinggi ke-5 di dunia berdasarkan data Federasi Diabetes International (IDF) 2021. Tahun 2025 ini diperkirakan jumlah penderitanya sudah melewati 20 juta jiwa.

Menurut Nurrahman, riset yang telah ia tekuni selama ini adalah bagian dari upaya menjawab tantangan kesehatan tersebut. Ia berharap, inovasi pangan ini nantinya dapat diproduksi secara massal dan dijual ke masyarakat, sehingga menjadi alternatif terapi yang terjangkau dan efektif.

"Saya masih punya PR untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang penggunaan biji labu kuning yang nanti kami akan tambahkan ke dalam sup labu kuning," jelas Nurrahman,  Selasa (16/9/2025).

Ia menambahkan, penelitian lanjutan ini bertujuan untuk menguji lebih jauh kemampuan sup tersebut dalam menurunkan kadar glukosa darah.

Pengukuhan Nurrahman sebagai guru besar di bidang Biokimia Pangan dan Metabolisme Zat Gizi berlangsung pada Selasa (16/9/2025) bersamaan dengan dua guru besar Unimus lainnya, Prof. Dr. Sayono, S.K.M., M.Kes(Epid). (bidang Surveilans/Pengawasan Epidemiologi, Program Pascasarjana), dan Prof. Dr. Edy Winarno, S.T., M.Eng. (bidang Pengolahan Citra Digital dan Kriptografi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer). Pengukuhan Nurrahman ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Dirjen Dikti Kemendikbudristek Nomor 07331/B4./DT.04.01/2025.

Sebelumnya, Nurrahman telah mendalami penelitian tentang pangan fungsional. Dikutip dari laman unimus.ac.id, beberapa risetnya yang telah dipublikasikan mencakup "Karakteristik dan Potensi Sup Labu Kuning Instan dalam Memperbaiki Profil Lipid dan Sistem Immun Tikus" serta "Karakterisasi dan Potensi Hipoglikemik Sup Labu Kuning Instan yang Ditambah Biji Labu Kuning pada Tikus Diabetes Melitus." Riset disertasinya juga berfokus pada potensi tempe kedelai hitam dalam meningkatkan kadar IgA sekretori.

Pria kelahiran Semarang ini telah mengabdikan diri di Unimus sejak kampus ini didirikan pada tahun 1999 dan pernah menjabat sebagai Wakil Rektor I dan Ketua LPPM. Selain kesibukan mengajar, lulusan IPB (S1 dan S2) dan UGM (S3) ini juga aktif sebagai Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan (PATPI) cabang Semarang serta Wakil Ketua Majelis Pustaka Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengurus Korps Protokoler Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jaka....

Suara Muhammadiyah

23 January 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menerima kunjungan dari 1....

Suara Muhammadiyah

11 February 2025

Berita

KARTASURA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmen....

Suara Muhammadiyah

22 May 2025

Berita

BATANG, Suara Muhammadiyah - Suasana semarah tampak dalam kegiatan Lomba Pandu Tangguh Kwartir Hizbu....

Suara Muhammadiyah

17 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Semangat berbagi dan kepedulian masyarakat dalam bulan Ramadan 1....

Suara Muhammadiyah

4 April 2025