Tidak Bim Salabim, Menjadi Manusia Bertakwa Butuh Pergumulan Panjang

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
271
Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd

Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebagai sebuah ibadah wajib, puasa (ash-shiyam), meniscayakan proses penempaan diri menjadi manusia bertakwa. Tapi, hal itu tidak berlaku bim salabim.

“Manusia bertakwa itu dapat terbentuk melalui proses yang panjang (berkelanjutan),” kata Abdul Mu’ti.

Di situlah relevansi puasa. “Yang karenanya setiap tahun, kita sekalian umat Islam disyariatkan untuk menunaikan puasa di bulan Ramadhan,” lanjut Mu’ti.

Sebagai paket ibadah dalam Islam, puasa memiliki empat dimensi substansial. Pertama, dasar dari pelaksanaan puasa itu sendiri. Instrumennya termaktub di Qs al-Baqarah ayat 183.

Kedua, niat dalam berpuasa. Mu’ti menegaskan, niat itu sangat penting, karena sebagai salah satu syarat diterima ibadah tersebut.

“Mengharapkan rida Allah dan ditunaikan sesuai dengan syariat yang telah ditetapkan oleh Allah,” urai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut, Rabu (18/2) di TvMu dalam program Jendela Ramadhan.

Karenanya, yang ketiga, dimensi dalam aspek kaifiyah. Umat Islam perlu memahami sistematisasi ibadah puasa secara komprehensif.

“Ibadah puasa memiliki tata cara sebagaimana yang telah disyariatkan oleh Allah dan disunahkan oleh Rasulullah,” ucap Mu’ti, yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia ini.

Lain halnya dimensi keempat, yaitu hikmah puasa. Pelaksanaan ibadah puasa yang difardhukan oleh Allah sejak tahun kedua hijriah itu, memiliki makna amat mendalam. Tidak lain menjadi manusia bertakwa.

“Puasa adalah sarana yang menuntun, membimbing, dan membentuk manusia menjadi pribadi-pribadi bertakwa,” urainya.

Menggarisbawahi kata takwa atau manusia bertakwa itu, sambung Mu’ti, sebagai kualifikasi yang menunjukkan kemuliaan manusia. “Dan menunjukkan derajat dalam kehidupan di dunia dan di akhirat,” tandasnya. (Cris)


Komentar

Pusat Layanan

Cara Aman Ajukan Pembatalan Lazbon menghubungi call center Lazada(08131515532) Untuk konfirmasi pembatalan l. Sampaikan keinginan untuk membatalkan pinjaman.dan jelaskan alasan untuk membatalkan pengajuan pinjaman anda.

Pusat Layanan

Cara Hubungi Call Center Lazbon Lazada Langsung Di Nomor📞(08131515532) Via Chat Wa Atau Di Nomor(083845491100) sampaikan dengan jelas terkait masalah yang di alami guna mempermudah untuk kami bantu.

Pusat Layanan

Layanan Call Center Lazbon Lazada Langsung Di Nomor📞(08131515532) Via Chat Wa Atau Di Nomor(083845491100) sampaikan dengan jelas terkait masalah yang di alami guna mempermudah untuk kami bantu.

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Pimpinan Da....

Suara Muhammadiyah

24 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Buku berjudul Drakula Ekonomi: Telaah Antropologis dan Sosial Ek....

Suara Muhammadiyah

7 February 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Setelah hampir enam tahun vakum, Ikatan Alumni Universiti Kebang....

Suara Muhammadiyah

9 April 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menerima tim asesor....

Suara Muhammadiyah

31 January 2025

Berita

THAILAND, Suara Muhammadiyah - Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Riau (....

Suara Muhammadiyah

11 March 2024