Tidak Ingin Terninabobokan dengan Kebertahanan, SM Lakukan Lompatan Perubahan secara Berkelanjutan

Suara Muhammadiyah

11 February 2026

752
Deni Asy’ari, MA., Dt Marajo. Foto: Abyan

Deni Asy’ari, MA., Dt Marajo. Foto: Abyan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tidak banyak ditemukan media yang bertahan lebih dari 1 abad lamanya. Dalam hal ini, Suara Muhammadiyah (SM), menunjukkan eksistensi kebertahanan tersebut sebagai media resmi Persyarikatan.

“Saya melihat Suara Muhammadiyah memiliki multidimensi; beda dengan media-media lain,” ucap Deni Asy’ari.

Catatan sejarah menunjukkan, SM tidak memantapkan diri sebagai media pers. “Ini menjadi kekuatan kita,” sambungnya. Tapi, lebih membumi lagi ada dimensi murabbi (pendidikan), mujadid (pembaharu), mujtahid (pejuang), muwahid (pemersatu).

“Jadi dimensi-dimensi yang menjadi core value dari Majalah SM ini, yang menurut saya dalam aspek konten yang memberi suplly kemampuan kita untuk survival (bertahan),” jelas Deni.

Di lain sisi, berceceran media tampil di permukaan, lebih-lebih pasca-reformasi. Tapi, media-media itu tidak berbasis pada dimensi-dimensi tersebut. “Mereka lebih kepada aspek rating dan viewer,” bebernya.

Deni berkeyakinan, bilamana hal ini dijadikan patokan utama, niscaya keberadaannya tidak bertahan lama. “Karena apa? Basicnya tidak kuat,” ucapnya dalam podcast yang tayang di chanel Youtube Muhammadiyah Channel, Senin (9/2).

Meletakkan vitalnya dimensi tersebut, SM disebut Deni mentereng bukan karena memburu viralitas dalam hal ihwal menyajikan informasi. “SM lebih mencari isu-isu yang memiliki kedalaman makna,” sebutnya.

Yang hal itu berkelindan dengan core value dan dimensi tersebut. “(Ini) yang membuat dia (SM) bertahan dalam aspek konten,” jelasnya. Terlebih-lebih di era digital yang menyeruak ini, sebut Deni, menjadi tantangan yang tidak mudah dan sangat kompleks.

“Karena terjadi pergeseran pembaca, perubahan perilaku orang, sehingga lambat laun media cetak, media printing ditinggal,” urainya. Namun, SM tetap bertahan karena berpokok pangkal dengan dimensi tersebut.

Tapi, di lain sisi pun, tetap memerlukan transformasi berkelanjutan bercorak digitalisasi. “Maka, SM sekarang, selain versi printing, kita juga menyiapkan yang versi majalah digital. Tidak berita online saja, kita siapkan juga ada yang media versi digital,” ulasnya.

Meski begitu, SM tetap menghadirkan dalam bentuk fisik (media printing). “Masih kuat dalam aspek segmented dan ideologis,” singkapnya, walaupun sudah ada versi digitalnya. Tetap saja, diungkap Deni, SM tidak akan terjebak pada kemampuan bertahan sampai saat ini.

Melangkah ke depan, dalam menyongsong zaman yang nyaris tidak mudah diterka, SM melakukan pengembangan pada dimensi bisnis yang lain. “Untuk mempertahankan media cetak kita,” pungkasnya, seraya membentangkan bisnis tersebut memuat Logmart, SM Corner, sm Tower, SM Tour and Travel, Kemadjoean Resto, dan lainnya.

“Mudah-mudahan melalui berbagai divisi ini, kita mampu mempertahankan, tetap survive,” tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Bertempat di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

3 December 2023

Berita

MUNTILAN, Suara Muhammadiyah - SMA Taruna Muhammadiyah (TarunaMu) Gunungpring sukses menggelar Pendi....

Suara Muhammadiyah

13 October 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Makassar sukses menggelar kegi....

Suara Muhammadiyah

27 November 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Sebenarnya semua orang bisa bahagia karena kebahagiaan adalah m....

Suara Muhammadiyah

20 December 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar Ramad....

Suara Muhammadiyah

21 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah