Tidak Perlu Baper Idul Fitri Berbeda, Sikapi dengan Akil Balig dan Kebijaksanaan

Suara Muhammadiyah

26 March 2026

474
Prof Dr Haedar Nashir, MSi. Foto: Cris

Prof Dr Haedar Nashir, MSi. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kehidupan sosial kemasyarakatan dihadapkan pada dinamika yang begitu rupa. Apalagi, menyangkut perbedaan penetapan bulan Syawal (Idul Fitri 1447 H).

Tahun ini, memang terjadi perbedaan penetapan bulan Syawal. Namun demikian, hal ini merupakan keniscayaan, dan sebenarnya sudah sering terjadi perbedaan tersebut.

Akan tetapi, ruang publik dipenuhi catatan kritis dari warga masyarakat. Di sinilah, Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan aksentuasi terkait konteks ini.

"Kita tetap melakukan ikhtiar dengan cara yang elegan dan bisa melaksanakan Idul Fitri dengan baik," katanya, Kamis (26/3) saat Silaturahmi Idul Fitri 1447 H di Aula Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta.

Di samping itu, Haedar meminta tidak terlalu berlebihan dalam menilai persoalan perbedaan ini. Yang sejatinya, telah beberapa kali terjadi peristiwa tersebut di tubuh bangsa.

"Jadi ini dinamika dan membuat kita makin matang dan dewasa. Tidak perlu baper, karena apa? Kita ini organisasi yang sudah lahir lebih tua, jadi ya harus lebih lebih dewasa lah," tegasnya.

Meskipun sudah menjadi keniscayaan, dan semua pihak mestinya saling menghormati. Tetapi, di beberapa titik, ternyata masih ditemukan sejumlah pelarangan melaksanakan shalat Id pada Jumat (20/3).

"Tapi hebatnya warga Muhammadiyah tidak memaksa, akhirnya pindah ke tempat lain yang milik kita juga, dan alhamdulillah itu terlaksana dengan baik yang juga memperoleh respons yang luar biasa," bebernya.

Tetapi, pelaksanaan shalat Id pada tanggal tersebut, tidak hanya Muhammadiyah saja yang melakukan. Ada beberapa negara juga serupa melaksanakan Shalat Id pada tanggal itu.

"Memang selalu ada suasana yang dinamis, tetapi itulah bagian dari dinamika kita bersama. Dan, itulah bagian dari proses kita menuju satu kalender global tunggal Hijriah," urainya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof Dr Harun Joko P....

Suara Muhammadiyah

5 June 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Prof Dr H A....

Suara Muhammadiyah

30 December 2023

Berita

Hari Kebangkitan Nasional 2024: Membangun Indonesia yang Berdaulat Prof Dr H Haedar Nashir MSi, Ket....

Suara Muhammadiyah

20 May 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Biro Pengemba....

Suara Muhammadiyah

30 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 15 UMKM dari berbagai jenis usaha mendapatkan pelatihan fo....

Suara Muhammadiyah

21 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah