Transformasi Guru Muhammadiyah PontrenMu Abudzar Al-Ghifari

Suara Muhammadiyah

13 July 2026

386
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BATANGHARI, Suara Muhammadiyah – PontrenMu Abudzar Al-Ghifari jenjang SMP dan SMA Muhammadiyah Al-Ghifari menyelenggarakan In House Training (IHT) selama dua hari, Senin–Selasa, 13–14 Juli 2026, bertempat di SMA Muhammadiyah Al-Ghifari. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Guru Muhammadiyah: Unggul dalam Ideologi, Kreatif dalam Media, Prima dalam Pelayanan.”

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SMP dan SMA Muhammadiyah Al-Ghifari. Selain itu, kegiatan juga melibatkan guru-guru dari MI Muhammadiyah Banarjoyo serta unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Metro Kibang. Melalui IHT ini,  peserta diharapkan semakin meningkatkan kompetensi, memperkokoh ideologi Muhammadiyah, serta mengoptimalkan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Batanghari, Komarudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa guru harus terus meningkatkan kapasitas diri agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman. Menurutnya, penyelenggaraan In House Training menjadi salah satu ikhtiar Muhammadiyah dalam memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus membentuk akhlak peserta didik.

"Tugas utama guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan membimbing. Mengajar berarti mentransfer ilmu, mendidik berarti membentuk karakter agar siswa menjadi manusia yang mandiri, sedangkan membimbing adalah mengarahkan mereka menuju kehidupan yang lebih baik sebagai manusia seutuhnya," ujarnya.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lampung Timur, M. Dimyati yang menekankan pentingnya peran guru sebagai penentu keberhasilan generasi bangsa. Menurutnya, banyak tokoh besar lahir berkat jasa seorang guru yang terus belajar dan mampu membaca perkembangan zaman.

Ia mengingatkan bahwa guru perlu memiliki kebiasaan membaca, baik membaca literatur maupun membaca situasi yang terus berubah. Dengan demikian, guru akan mampu berinovasi, berprestasi, dan menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

Mengutip pesan Ali bin Abi Thalib, ia menyampaikan bahwa anak-anak harus dididik sesuai dengan zamannya, bukan semata-mata mengikuti cara pada masa sebelumnya. Karena itu, guru Muhammadiyah dituntut menjadi pendidik yang profesional, disiplin, serta tertib dalam administrasi pembelajaran.

"Guru profesional bekerja dengan baik, disiplin terhadap waktu, dan melaksanakan administrasi pembelajaran secara optimal. Semua orang mungkin dapat mengajar, tetapi tidak semua mampu mendidik dan membimbing peserta didik," pesannya.

Melalui In House Training ini, PontrenMu Abudzar Al-Ghifari berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul dalam ideologi, kreatif dalam pemanfaatan media pembelajaran, serta prima dalam memberikan pelayanan kepada peserta didik dan masyarakat. (Naqiyya)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Surakarta gelar kegiatan Musyawa....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah sorotan terhadap kenaikan harga pangan seiring kembali be....

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meraih rekognisi dengan m....

Suara Muhammadiyah

28 April 2025

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Job Fair atau Bursa Kerja yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah 1 (Mutu)....

Suara Muhammadiyah

27 September 2023

Berita

BALIKPAPAN, Suara Muhammadiyah - Riset sebagai salah satu tridharma perguruan tinggi selalu menjadi ....

Suara Muhammadiyah

13 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah