UMJ Lahirkan Doktor Baru Asal Yaman, Duta Besar Hadir Mengapresiasi

Suara Muhammadiyah

26 June 2026

180
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia, H.E. Mr. Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh (tengah) berfoto bersama dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Program yang berlangsung di Auditorium FKM UMJ, Kamis (25/06/2026) (Foto: KSU/UMJ).

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (SPs UMJ) mengukuhkan Eman Ahmed Mohammed Abdulatef Alshameri sebagai doktor ke-106 dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam yang berlangsung di Auditorium FKM UMJ, Kamis (25/06/2026). Ia meraih gelar doktor melalui disertasi berjudul Pengembangan Kinerja Kepemimpinan Perempuan di Sekolah Umum di Republik Yaman Berdasarkan Prinsip-Prinsip Kepemimpinan Islam.

Penelitian Eman berangkat dari fenomena rendahnya kinerja sebagian pemimpin perempuan di sekolah umum Yaman serta berbagai hambatan yang memengaruhi efektivitas kepemimpinan mereka. Penelitian tersebut bertujuan mengembangkan model kepemimpinan perempuan berdasarkan prinsip-prinsip kepemimpinan Islam dengan mempertimbangkan peran strategis perempuan dalam dunia pendidikan.

Eman menjelaskan bahwa penelitian menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kepada para pemimpin perempuan, serta angket pendukung yang melibatkan ahli dan praktisi untuk mengevaluasi rancangan pengembangan yang diusulkan.

“Penelitian ini dirancang untuk menghasilkan model pengembangan kepemimpinan perempuan yang sesuai dengan prinsip-prinsip kepemimpinan Islam sekaligus relevan dengan kebutuhan pendidikan di Republik Yaman,” ujarnya.

Penelitian dilaksanakan di Distrik Ma’een dan As-Sab’een, Kota Sana’a. Melibatkan 236 pemimpin sekolah perempuan serta 16 ahli dan pakar di bidang kepemimpinan pendidikan. “Kajian dilakukan terhadap enam aspek, yaitu penerapan prinsip kepemimpinan Islam, kondisi kinerja kepemimpinan, penerapan teori kepemimpinan dalam praktik sehari-hari, pelatihan dan pengembangan kepemimpinan, dukungan institusional dan psikologis, serta berbagai tantangan yang dihadapi pemimpin perempuan,” tutur Eman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip kepemimpinan Islam oleh pemimpin perempuan berada pada kategori tinggi. Penerapan teori kepemimpinan dalam praktik sehari-hari juga tergolong tinggi, sementara kinerja kepemimpinan secara umum berada pada kategori sedang.

“Penelitian ini menemukan bahwa pelatihan dan pengembangan kepemimpinan serta dukungan institusional dan psikologis masih berada pada kategori sedang. Selain itu, terdapat sejumlah tantangan utama, seperti keterbatasan program pelatihan, lemahnya dukungan institusional, minimnya sumber daya, dan kurangnya sistem insentif,” jelas Eman.

Berdasarkan hasil penelitiannya, Eman menyusun model pengembangan kepemimpinan perempuan di sekolah umum Republik Yaman. Model tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas pemimpin perempuan serta penguatan ekosistem pendukung di lingkungan pendidikan.

“Rancangan yang saya usulkan bertumpu pada empat pilar utama. Keempat pilar tersebut mencakup pelatihan dan pengembangan kepemimpinan berkelanjutan, penguatan dukungan institusional dan psikologis, optimalisasi kemitraan dengan masyarakat, serta pemberdayaan administratif dan profesional bagi pemimpin perempuan,” ujarnya. 

Melalui disertasi tersebut, Eman berharap hasil penelitiannya dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kepemimpinan perempuan di sektor pendidikan Yaman sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai kepemimpinan Islam dalam tata kelola pendidikan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam sidang terbuka promosi doktor tersebut Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia, H.E. Mr. Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan langsung kepada promovendus asal Yaman yang menempuh studi doktoral di UMJ.

Sidang terbuka ini dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dengan promotor Prof. Dr. Masyitoh, M.Ag. dan co-promotor Dr. Saiful Bahri, Lc., M.A. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A., Prof. Dr. Hamka Hasan, Lc., M.A., Prof. Dr. Dede Rosyada, M.A. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta Dr. Muhammad Sofian Hadi, M.Pd.

 

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PADANGSIDIMPUAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sumatera Utara Dr. Rahmah Ami....

Suara Muhammadiyah

20 November 2023

Berita

SIDENRENG RAPPANG, Suara Muhammadiyah - Kemah Tahfidz dan Bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah–A....

Suara Muhammadiyah

15 May 2025

Berita

JAWA BARAT, Suara Muhammadiyah - Pada Sabtu-Ahad (5-6/10), Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muha....

Suara Muhammadiyah

7 October 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Semangat menyemarakkan Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Mu....

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

Berita

WAJO, Suara Muhammadiyah - Bupati Wajo Amran Mahmud mengaku dirinya banyak belajar dari Majelis Pemb....

Suara Muhammadiyah

7 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah