MALANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperkuat hubungan dengan insan pers melalui kegiatan temu media dan buka bersama yang digelar pada Kamis, (5/32026). Kegiatan yang berlangsung di Aula BAU UMM ini dihadiri oleh berbagai media lokal, nasional, influencer, serta media persyarikatan Muhammadiyah.
Sejumlah media mainstream dan media persyarikatan yang hadir di antaranya Suara Muhammadiyah, PWMU.CO, Maklumat.id, hingga Majelistabligh.id. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Rektor UMM Prof. Nazaruddin Malik beserta jajaran wakil rektor.
Acara diawali dengan kultum Ramadan yang memberikan penguatan spiritual bagi para tamu undangan sebelum memasuki sesi dialog dan silaturahmi media.
Dalam sambutannya, Rektor UMM Prof. Nazaruddin Malik menegaskan bahwa hubungan antara UMM dan media bukanlah sesuatu yang dibuat-buat, melainkan tumbuh secara alami seiring kebutuhan kampus untuk hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, sejak lama UMM menyadari pentingnya media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan gagasan, aktivitas, serta kontribusi kampus kepada publik.
“UMM itu tumbuh bersama media dan insan pers. Ini semua tidak disetting, tetapi memang kebutuhan kampus agar dikenal orang, agar kita bisa memahami masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui media, kampus juga dapat menangkap berbagai dinamika yang terjadi di tengah masyarakat sehingga dapat meresponsnya secara lebih peka.
“Kampus harus memahami masyarakat, memiliki kepekaan terhadap apa yang dialami masyarakat. Kampus harus bisa merasakannya,” tambahnya.
Prof. Nazaruddin Malik juga berbagi pengalaman terkait dunia jurnalistik. Ia mengaku pernah merasa cocok menjadi wartawan. Namun, ketika itu ia mendapatkan pesan dari mantan Rektor UMM Prof. Muhadjir Effendy. (diko)
