UMY Rescue Aktifkan Kembali Layanan Kesehatan di Ketapang Nusantara

Suara Muhammadiyah

3 January 2026

628
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ACEH TENGAH, Suara Muhammadiyah - Tim UMY Rescue 2025: Kepedulian Tanpa Batas untuk Sumatera Batch 2 terus melanjutkan misi kemanusiaan di wilayah terdampak banjir di Aceh Tengah. Pada Jumat (2/1), layanan kesehatan di Puskesmas Ketapang Nusantara, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, mulai diaktifkan kembali untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sekaligus anggota tim UMY Rescue, dr. Iman Permana, M.Kes., Ph.D., menjelaskan bahwa selain membuka layanan rawat jalan di puskesmas, tim kesehatan juga menjalankan layanan kesehatan bergerak (mobile clinic) ke Desa Jamat dan wilayah sekitarnya. Namun, akses menuju lokasi tersebut masih sangat terbatas akibat tingginya debit air sungai dan curah hujan yang masih berlangsung.

“Tim kesehatan harus menggunakan perahu rakit dan sling untuk mencapai lokasi pelayanan. Bahkan, sebagian tim mobile belum dapat kembali ke puskesmas karena kondisi sungai yang belum memungkinkan untuk diseberangi,” ungkapnya saat dihubungi tim Humas UMY secara daring pada Sabtu (3/1).

Di tengah keterbatasan fasilitas, layanan kesehatan tetap berjalan meskipun tanpa dukungan listrik dan sinyal komunikasi yang memadai, serta dengan kondisi sumber air yang masih keruh. Ketersediaan genset yang terbatas juga menjadi tantangan tersendiri dalam koordinasi antara tim kesehatan fixed yang bertugas di puskesmas dan tim mobile yang melayani masyarakat di lapangan.

Pada hari pertama aktivasi layanan, Puskesmas Ketapang Nusantara mencatat sebanyak 29 pasien penerima manfaat. Jenis penyakit yang paling banyak ditangani meliputi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dermatitis, serta penyakit tidak menular seperti diabetes melitus. Selain itu, layanan kesehatan ibu tetap diberikan, termasuk pemeriksaan kehamilan dan pelayanan keluarga berencana.

Tim kesehatan yang bertugas merupakan Tim Medis MDMC DIY kloter ketiga yang berjumlah 10 personel, terdiri atas dokter, perawat, apoteker, dokter muda, serta mahasiswa kedokteran dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, dan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan. Tim dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim fixed yang bertugas di puskesmas dan tim mobile yang menjangkau desa-desa terdampak dengan akses terbatas.

Meski layanan kesehatan telah berjalan, sejumlah kebutuhan mendesak masih diperlukan, antara lain alat pemeriksaan hemoglobin yang masa pakainya telah kedaluwarsa serta tambahan stok obat-obatan untuk mendukung layanan kesehatan bergerak. Tim UMY Rescue merencanakan penambahan suplai obat pada hari berikutnya guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Linge dan sekitarnya tetap optimal. (Jeed)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah- Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (....

Suara Muhammadiyah

10 February 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kejuaraan Nasional Tapak Suci, yang merupakan acara bergengsi yan....

Suara Muhammadiyah

4 November 2023

Berita

Lulusan UMY Dituntut Jaga Etika dan Integritas YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam salah sa....

Suara Muhammadiyah

11 December 2024

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah — Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah men....

Suara Muhammadiyah

28 January 2026

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM)....

Suara Muhammadiyah

9 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah