UNIMMA Dukung Sarhunta Borobudur Tingkatkan Layanan Pariwisata

Suara Muhammadiyah

9 October 2025

711
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Dua dosen Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yaitu Lintang Muliawanti, S.I.Kom., MA., dan Dwi Susanti, S.I.Kom., MA., menjadi narasumber dalam Pelatihan, Sertifikasi, dan Pendampingan Aktivasi Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Kawasan Pariwisata Borobudur.

Program yang diselenggarakan oleh Badan Otorita Borobudur (BOB) pada Selasa (7/10) di Balkondes Karangrejo ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari masyarakat dan pelaku usaha pariwisata pengelola homestay. Adapun keterlibatan UNIMMA merupakan bentuk implementasi kerja sama antara prodi Ilkom dan BOB dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam menghadapi dinamika industri pariwisata.

Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar pengelola Sarhunta telah memiliki pengalaman dalam mengelola akomodasi, namun masih memerlukan penguatan dalam aspek komunikasi pelayanan dan pemahaman standar industri pariwisata.

Dalam sesi pertama, Lintang menyampaikan materi Komunikasi Kerja Efektif di Lingkungan Kerja. Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan pengalaman menginap yang berkesan bagi tamu. “Komunikasi efektif itu penting, sebagai upaya untuk meningkatkan kepuasan tamu, mencegah kesalahpahaman, dan membangun reputasi layanan yang berkelanjutan. Terapkan prinsip 3C: Clarity, Courtesy, dan Consistency dalam setiap interaksi,” jelasnya.

Di sesi selanjutnya,  Lintang memaparkan materi Komunikasi Lintas Budaya dan mengajak peserta untuk menginternalisasi nilai-nilai budaya Jawa dalam praktiknya. “Setiap tamu membawa budayanya sendiri, dan kita adalah jembatan makna. Jadilah wajah ramah Borobudur bagi dunia, karena hospitality is not just service, it’s our culture,” tambahnya.

Sementara itu, narasumber kedua, Santi membagikan materi English for Hospitality yang mencakup praktik komunikasi dasar dalam Bahasa Inggris untuk situasi pelayanan, seperti greeting and welcoming guest, offering help, serta simple requests.

Melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi layanan, para peserta diajak untuk mempraktikkan secara langsung keterampilan komunikasi yang telah dipelajari.

Salah satu peserta, Sri Puji Astuti dari Griya Safira, mengaku mendapat banyak pembelajaran berharga dari kegiatan ini. “Dengan mengikuti program ini, saya jadi lebih sadar bahwa komunikasi itu bukan hanya soal berbicara. Setelah ini, saya akan lebih terbuka dengan tamu, merangkum kritik dan saran, serta tetap santun menerima perbedaan budaya tanpa harus kehilangan budaya sendiri,” ungkapnya.

Dengan kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri, UNIMMA berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berdaya saing, ramah budaya, dan berkelanjutan di Borobudur dan sekitarnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MELBOURNE, Suara Muhammadiyah - Prestasi tingkat internasional yang sangat membanggakan kembali dito....

Suara Muhammadiyah

15 October 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Berbagai beasiswa menarik diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Malan....

Suara Muhammadiyah

14 June 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengajian Pimpinan Pusat Muhammadiyah edisi Januari pekan ketiga tahun....

Suara Muhammadiyah

24 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta (MUGADETA) melaksanakan ....

Suara Muhammadiyah

8 August 2024

Berita

Adakan Haflah Akhirussanah dan Pentas Seni  CILACAP, Suara Muhammadiyah - Sekolah Taman K....

Suara Muhammadiyah

21 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah