UNIMMA Dukung Sarhunta Borobudur Tingkatkan Layanan Pariwisata

Publish

9 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
357
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Dua dosen Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yaitu Lintang Muliawanti, S.I.Kom., MA., dan Dwi Susanti, S.I.Kom., MA., menjadi narasumber dalam Pelatihan, Sertifikasi, dan Pendampingan Aktivasi Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Kawasan Pariwisata Borobudur.

Program yang diselenggarakan oleh Badan Otorita Borobudur (BOB) pada Selasa (7/10) di Balkondes Karangrejo ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari masyarakat dan pelaku usaha pariwisata pengelola homestay. Adapun keterlibatan UNIMMA merupakan bentuk implementasi kerja sama antara prodi Ilkom dan BOB dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam menghadapi dinamika industri pariwisata.

Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar pengelola Sarhunta telah memiliki pengalaman dalam mengelola akomodasi, namun masih memerlukan penguatan dalam aspek komunikasi pelayanan dan pemahaman standar industri pariwisata.

Dalam sesi pertama, Lintang menyampaikan materi Komunikasi Kerja Efektif di Lingkungan Kerja. Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan pengalaman menginap yang berkesan bagi tamu. “Komunikasi efektif itu penting, sebagai upaya untuk meningkatkan kepuasan tamu, mencegah kesalahpahaman, dan membangun reputasi layanan yang berkelanjutan. Terapkan prinsip 3C: Clarity, Courtesy, dan Consistency dalam setiap interaksi,” jelasnya.

Di sesi selanjutnya,  Lintang memaparkan materi Komunikasi Lintas Budaya dan mengajak peserta untuk menginternalisasi nilai-nilai budaya Jawa dalam praktiknya. “Setiap tamu membawa budayanya sendiri, dan kita adalah jembatan makna. Jadilah wajah ramah Borobudur bagi dunia, karena hospitality is not just service, it’s our culture,” tambahnya.

Sementara itu, narasumber kedua, Santi membagikan materi English for Hospitality yang mencakup praktik komunikasi dasar dalam Bahasa Inggris untuk situasi pelayanan, seperti greeting and welcoming guest, offering help, serta simple requests.

Melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi layanan, para peserta diajak untuk mempraktikkan secara langsung keterampilan komunikasi yang telah dipelajari.

Salah satu peserta, Sri Puji Astuti dari Griya Safira, mengaku mendapat banyak pembelajaran berharga dari kegiatan ini. “Dengan mengikuti program ini, saya jadi lebih sadar bahwa komunikasi itu bukan hanya soal berbicara. Setelah ini, saya akan lebih terbuka dengan tamu, merangkum kritik dan saran, serta tetap santun menerima perbedaan budaya tanpa harus kehilangan budaya sendiri,” ungkapnya.

Dengan kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri, UNIMMA berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berdaya saing, ramah budaya, dan berkelanjutan di Borobudur dan sekitarnya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Siap jadikan kampus ramah disabiltas dan Pembelajaran Berbasis Proyek. PEKALONGAN, Suara Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

15 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pemukulan gong menghasilkan alunan nada nan membahana di arena mega....

Suara Muhammadiyah

29 April 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan meny....

Suara Muhammadiyah

30 August 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Derry Wijaya mengatakan bahwa sejatinya AI merupakan cabang dari ilmu ....

Suara Muhammadiyah

24 January 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal PP Muhammadiyah dan Fo....

Suara Muhammadiyah

13 August 2024