UNIMMA Tembus QS World University Rankings 2027, Peringkat 238 Asia Tenggara
MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mencatatkan capaian baru di tingkat internasional dengan masuk dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR): Asia 2027. Untuk pertama kalinya, UNIMMA berhasil menembus pemeringkatan yang dirilis pada Selasa (3/11) oleh lembaga pemeringkatan internasional Quacquarelli Symonds (QS).
Dalam pemeringkatan tersebut, terdapat total 1.722 universitas di Asia yang dinilai dan UNIMMA menempati peringkat 238 Asia Tenggara dan peringkat 1501+ Asia. UNIMMA juga menjadi satu dari 115 perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan QS WUR Asia 2027, sekaligus satu dari 10 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN-PTS) di Jawa Tengah yang terdaftar. Selain itu, di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), UNIMMA berada di peringkat ke-11 tingkat nasional.
Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., CPA, menyampaikan bahwa masuknya UNIMMA dalam QS WUR Asia 2027 merupakan bentuk pengakuan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing universitas. “Ini bukan hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari komitmen dan kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga dukungan mitra dan seluruh pemangku kepentingan UNIMMA,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor mengatakan, pemeringkatan bukanlah tujuan akhir bagi UNIMMA. Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu tahapan dalam mewujudkan Rencana Induk Pengembangan (RIP) UNIMMA pada tahun 2032-2026, yakni menjadi Perguruan Tinggi Rujukan di Asia Tenggara. Oleh karena itu, peringkat yang diraih harus menjadi pemacu untuk terus berbenah, memperkuat budaya mutu, meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran, produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional. “Ke depan, kami ingin UNIMMA semakin dikenal bukan hanya karena capaian pemeringkatannya, tetapi karena kualitas lulusannya, kontribusi keilmuannya, inovasi yang dihasilkan, dan manfaat nyata yang diberikan kepada masyarakat. Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah, UNIMMA memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, Islami, dan berkemajuan,” tuturnya.
Rektor juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berharap capaian tersebut menjadi penyemangat untuk melangkah lebih jauh dan bekerja lebih baik. “Kami ingin menjadikan UNIMMA sebagai perguruan tinggi yang semakin kompetitif, berdampak, dan mampu mengambil peran dalam pembangunan bangsa serta menyongsong Indonesia Emas 2045. Bagi kami, capaian hari ini bukan garis akhir, melainkan pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.
Adapun berdasarkan skor indikator QS, UNIMMA menunjukkan keunggulan pada sejumlah aspek dibandingkan perguruan tinggi lain di Jawa Tengah. Pada indikator Citations per Paper atau dampak sitasi riset, UNIMMA menempati peringkat kedua dengan skor 13,6. Sementara itu, pada indikator Faculty Student Ratio, UNIMMA berada di peringkat kelima dengan skor 13,9. Capaian lainnya ditunjukkan melalui indikator International Research Network atau jejaring riset internasional yang menempatkan UNIMMA di peringkat keenam dengan skor 24,6. UNIMMA juga menempati peringkat keenam pada indikator Inbound Exchange, yaitu mahasiswa pertukaran yang datang ke UNIMMA, dengan skor 45,8. Seluruh hasil tersebut menunjukkan kontribusi berbagai aspek dalam mendukung posisi UNIMMA pada pemeringkatan internasional.