Unismuh Gadeng LAFI TNI AD, Tingkatkan Kompetensi Farmasi

Suara Muhammadiyah

10 April 2026

349
Dok Istimewa

Dok Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperluas jejaring kemitraan strategis dengan menjajaki kerja sama bersama Lembaga Farmasi Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (LAFI AD). Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan sektor industri farmasi, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan riset.

Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan resmi yang dipimpin Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd. Rakhim Nanda, bersama jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), di Laboratorium Farmasi Angkatan Darat, Jl. Gudang Utara, Kota Bandung, Rabu, 8 April 2026.

Rombongan diterima oleh Wakil Kepala LAFI AD, Agung Kuntjoro Budianto, didampingi Kepala Instalasi Pendidikan, Martohap Parotua Lumvan Raja.

Dalam pertemuan itu, Rakhim menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan peran perguruan tinggi dengan kebutuhan industri farmasi yang terus berkembang.

“Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung tridharma perguruan tinggi, mulai dari penguatan pendidikan, kolaborasi riset, hingga pengabdian kepada masyarakat. LAFI AD kami pandang sebagai mitra strategis dengan kapasitas unggul dalam pengembangan dan produksi farmasi,” ujarnya.

Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof Suryani As’ad, menambahkan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas akademik sekaligus kompetensi profesional lulusan.

Menurut dia, LAFI AD merupakan institusi dengan standar tinggi dan pengalaman luas di bidang farmasi, sehingga dapat menjadi ruang belajar kontekstual bagi mahasiswa.

“Melalui kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga pengalaman langsung dalam praktik industri farmasi,” katanya.

Pihak LAFI AD menyambut positif inisiatif yang dibangun oleh Unismuh Makassar. Wakil Kepala LAFI AD menilai kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari upaya bersama mencetak tenaga farmasi yang adaptif dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Instalasi Pendidikan LAFI AD menjelaskan bahwa institusinya telah berpengalaman dalam mendukung kegiatan akademik dari berbagai perguruan tinggi.

Ia menyebutkan, LAFI AD secara rutin menerima mahasiswa praktik dari berbagai jenjang, mulai dari Program Profesi Apoteker (PKPA), S1 Farmasi, hingga D3 Farmasi.

“Pengalaman ini menjadi fondasi yang kuat untuk mengembangkan kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan ke depan,” katanya.

Melalui penjajakan ini, kedua pihak berharap kerja sama yang terbangun tidak berhenti pada tataran formal, tetapi dapat diimplementasikan secara konkret, khususnya dalam penguatan pendidikan, riset kolaboratif, serta peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang farmasi industri.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Dunia komunikasi kini tengah bergerak cepat ke arah digital. Tak ingi....

Suara Muhammadiyah

27 June 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Rencana perhelatan Muktamar Tapak Suci yang akan digelar di Kot....

Suara Muhammadiyah

25 June 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agus....

Suara Muhammadiyah

4 April 2024

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah – SMK Muhammadiyah Bumiayu Brebes melepas sebanyak 326 Siswa Kelas ....

Suara Muhammadiyah

6 May 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meluncurkan Akademi Sepak....

Suara Muhammadiyah

14 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah