UNMUHA, UNICEF dan PEMKO Kolaborasi Bahas RPJM Kota Sabang

Publish

16 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
378
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SABANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Aceh berkolaborasi dengan UNICEF Aceh dan Pemko Sabang Selenggarakan Forum Diskusi Tematik Kesehatan dan Sanitasi, Perlindungan Perempuan dan Anak, serta Perlindungan Sosial yang berlangsung di GIS Studio, Bappeda Kota Sabang, pada 15–17 Oktober 2025.

Penyelenggaraan forum ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) Tahun 2025–2029. Forum ini bertujuan memperkuat integrasi kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, perlindungan sosial, serta perlindungan perempuan dan anak.

Melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan diharapkan mampu mengidentifikasi isu-isu strategis dan merumuskan arah kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan. Diskusi dalam forum juga menjadi ruang kolaboratif untuk memastikan bahwa setiap rencana dan penganggaran pembangunan daerah berpihak pada kepentingan anak, perempuan, dan masyarakat secara berkeadilan.

Kepala UNICEF Aceh yang diwakili oleh Hasnani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung oleh UNICEF selama 3 hari. Hari pertama 15 Oktober, tema RPJMD yang akan dibahas adalah Kesehatan dan Sanitasi. Hari kedua 16 Oktober akan membahas tema Perlindungan Perempuan dan Anak. Sedangkan hari ketiga, 17 Oktober, tema yang akan dibahas terkait Perlindungan Sosial.

“Dalam kegiatan ini kita juga ingin melihat bagaimana perkembangan perencanaan, termasuk aspek penganggaran dan kesesuaiannya dengan model di tingkat provinsi. Tujuan utama kami adalah memastikan bahwa perencanaan dan penganggaran daerah benar-benar responsif terhadap kebutuhan anak,” ujar Hasnani.

Lebih lanjut, Hasnani menegaskan bahwa “Melalui forum tematik ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, akademisi, dan organisasi internasional dalam memperkuat tata kelola pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak,” ujarnya.

Forum ini menghadirkan narasumber dari unsur perangkat daerah terkait, antara lain Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang pada sesi Kesehatan dan Sanitasi. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PMG & PPPA) Kota Sabang untuk tema Perlindungan Perempuan dan Anak serta tema Perlindungan Sosial.

Peserta forum terdiri atas perwakilan dari SKPD dan Forkopimda Kota Sabang, Camat Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue, perwakilan kepala desa, P2TP2A Kota Sabang, serta kalangan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Aceh. (Agusnaidi B/Riz/Ha)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pergantian tahun 2023 tinggal menghitung hari. Sepanjang tahun 2023....

Suara Muhammadiyah

20 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut menyampaikan belasungkawa a....

Suara Muhammadiyah

21 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap MoU a....

Suara Muhammadiyah

31 July 2025

Berita

MURUNG RAYA, Suara Muhammadiyah - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Murung Raya beberapa waktu l....

Suara Muhammadiyah

22 April 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Kematian adalah kepastian, sebuah garis akhir yang pasti akan dilalui....

Suara Muhammadiyah

29 September 2025