UUD 1945 Hasil Amandemen Terindikasi Ideologi Neoliberalisme

Suara Muhammadiyah

17 October 2023

1725
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Arie Purnomosidi Raih Doktor ke -75 Ilmu Hukum UMS

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Doktor Ilmu Hukum Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Sidang Terbuka promosi Doktor atas nama Arie Purnomosidi, Senin, (16/10) yang diselenggarakan di Ruang Seminar Pascasarjana UMS.

Dr., Arie Purnomosidi, SH., MH., ini menjadi Doktor ke-75 Ilmu Hukum UMS. Dia juga mendapatkan beasiswa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Beasiswa Pascasarjana Dalam Negeri.

Dalam disertasinya, Dr., Arie Purnomosidi, SH., MH., mengangkat tema Ideologi dan Konstitusi Ekonomi (Studi Ideologi Dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Dan Implikasinya Terhadap Undang-Undang di Bidang Perekonomian)

 “Penelitian ini merupakan isu hukum, karena setelah amandemen pasal 33 itu diindikasikan berideologi neo liberalisme yang bertentangan dengan Pancasila. Hal tersebut terlihat dari beberapa Undang Undang (UU) di bidang ekonomi berideologi neoliberalisme dan kapitalisme,” ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut dilihat dari UU yang dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), salah satunya Undang Undang Ketenagalistrikan dan Undang Undang Sumber Daya Air.

 “Seharusnya, di dalam pembentukan Undang Undang harus berlandaskan Pancasila, karena Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum yang ada di Indonesia,” tegas Dosen Universitas Surakarta itu.

Ia berharap, pemerintah maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam melakukan penyusunan UU terutama dalam bidang Perekonomian dapat mengacu pada falsafah Pancasila.

Dalam kesempatan itu, Promotor Sidang Terbuka, Prof. Dr. Absori, SH., M.Hum, berpesan setelah menyandang gelar Doktor ini harus menunjukkan reputasi dosen yang berkualitas dan mumpuni selaku alumni dari UMS.

 “Jangan lupa sebagai alumni UMS dapat mengabdikan diri, baik dalam bentuk mengajar, meneliti, maupun pengabdian masyarakat, serta membawa Misi Muhammadiyah dan berkontribusi di Persyarikatan Muhammadiyah,” paparnya.

Hal itu diperkuat oleh Ketua Senat UMS, Prof., Dr., Sofyan Anif, M.Si., yang mengungkapan bahwa meskipun S1 dan S2 tidak di UMS, namun memilih S3 di UMS ini sudah menjadi bagian dari keluarga besar UMS.

 “Sebagai alumni UMS, tentu memiliki tugas dan tanggung jawab, untuk turut membesarkan UMS,” jelasnya.

Rektor UMS juga mendorong agar lulusan Doktor UMS dapat melanjutkan publikasi ilmiah setelah lulus dari UMS. (Fika)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sekaligus Sekretaris Umum ....

Suara Muhammadiyah

2 July 2025

Berita

Siap Hadapi Dunia Profesional MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang....

Suara Muhammadiyah

29 August 2025

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung mene....

Suara Muhammadiyah

25 April 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Tak dapat dinafikan, di tengah lipatan zaman dan lilitan tantangan yang....

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Hari Sabtu yang cerah menjadi saksi bagi perayaan wisuda ke-72 Univ....

Suara Muhammadiyah

23 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah