Waste to Cuan Solusikan Permasalahan Sampah

Publish

19 September 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1286
Waste to Cuan Solusikan Permasalahan Sampah

Waste to Cuan Solusikan Permasalahan Sampah

BANDUNG, Suara Muhammadiyah- Dalam rangka mengatasi permasalahan sampah, UM Bandung melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mengadakan penandatanganan naskah kerja sama dengan Manajemen Ampera pada Senin (18/09/2023).

Penandatanganan naskah kerja sama ini berlangsung di Rektorat UM Bandung dengan dihadiri Wakil Rektor II, Kepala LPPM, manajemen Ampera Bandung, dan undangan lainnya. Usai kegiatan, Pengasuh Satu Rumah Makan Ampera Sigit Yunanto menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah yang dihasilkan oleh Warung Makan Ampera.

Waste To Cuan

Permasalahan tersebut menjadi alasan bagi Manajemen Warung Makan Ampera untuk membuat program menangani sampah dengan nama Waste To Cuan (WTC). ”Dengan adanya program ini, kita berusaha tidak membebani tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di Sarimukti dengan sampah yang kita hasilkan,” kata Sigit.

Tidak hanya itu, kata Sigit, program WTC ini juga menjadi bentuk panggilan pribadi dalam membangun kesadaran nurani bagi negeri. ”Kata 'cuan' di nama program ini menjadi bukti cinta terhadap Allah dan negeri dalam menjadikan sampah sebagai suatu keberkahan,” tutur Sigit.

Selain itu, pada acara ini pula berlangsung penandatanganan serah terima hibah mesin Incinerator pengolah sampah dari Eddy Ardiansyah kepada UM Bandung.

Tidak mencemari lingkungan

Eddy Ardiansyah menjelaskan bahwa Incinerator merupakan mesin untuk pembakaran sampah non organik. ”Alat ini bisa menghancurkan sampah-sampah non organik, seperti plastik, sampah kardus, dan sampah kering lainnya,” ucap Eddy.

Ia menjelaskan, estimasi total sampah yang dibakar oleh Incinerator akan menjadi abu sekitar 5 persen sehingga tidak mencemari lingkungan dengan bau. ”Hasil pembakaran sampah ini tidak akan menghasilkan pencemaran seperti bau karena hasil dari pembakaran akan berupa abu,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UM Bandung Syafrudin Masri sangat bersyukur atas adanya kerja sama ini. Syafrudin menjelaskan, para dosen nantinya akan mengembangkan Incinerator menjadi lebih baik lagi.

”Alat Incinerator ini nantinya akan dikembangkan oleh para dosen yang ada di UM Bandung sebagai alat yang ramah lingkungan dan tidak membahayakan bagi masyarakat,” terang Syafrudin. (FK)

 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dua anggota Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Lutfi Azizah, dan ....

Suara Muhammadiyah

24 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) terus menunjukkan ko....

Suara Muhammadiyah

28 October 2024

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin bekerja sama dengan Pimpina....

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

Berita

SERUYAN, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daer....

Suara Muhammadiyah

30 December 2023

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah – Milad ke-113 Muhammaidyah mengusung tema “Memajukan Kesejaht....

Suara Muhammadiyah

22 November 2025