Wisuda dan Angkat Sumpah Farmasi, UNIMMA Teguhkan Komitmen Profesi Kefarmasian

Suara Muhammadiyah

5 October 2025

708
Dok Istimewa

Dok Istimewa

MAGELENG, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Wisuda dan Angkat Sumpah Program Studi Farmasi pada Sabtu (4/10) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Acara diikuti 43 peserta yang terdiri dari 23 wisudawan D3 Farmasi dan 20 calon Apoteker Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA).

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Apoteker Seluruh Indonesia (PASI), Farmasis Indonesia Bersatu (FIB), Ketua PD Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Jateng, Ikatan Vokasi Farmasi Indonesia (IVFI), Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota Magelang dan preseptor wahana praktik Farmasi UNIMMA.

Seremoni ini menjadi momentum penting yang tidak hanya menandai kelulusan, namun juga pengukuhan sumpah profesi bagi tenaga kefarmasian. Prosesi sumpah dipimpin oleh rohaniawan, sebagai simbol komitmen para wisudawan untuk menjalankan tugas sesuai kode etik profesi.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, SE., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan, wisuda dan angkat sumpah profesi bukan sekadar seremoni, namun wujud dari komitmen moral dan profesionalisme. “Program studi D3 Farmasi dan PSPPA UNIMMA jelas mempersiapkan tenaga kesehatan di bidang kefarmasian. Ucap janji yang hari ini kalian sampaikan bukan sekadar janji, melainkan penuh makna, moral, dan tanggung jawab luar biasa. Harapan kami, lulusan UNIMMA berkompeten, beretika, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” ungkapnya.

Rektor menambahkan bahwa kelulusan ini menjadi titik awal perjalanan panjang para lulusan untuk mengabdi di bidang kesehatan. “Sumpah profesi adalah sumpah yang harus dipenuhi dengan teguh, berpegang pada kode etik apoteker dan tenaga kefarmasian. UNIMMA percaya, dengan kompetensi akademik yang kuat, moralitas luhur, dan semangat pengabdian, para lulusan akan menjadi insan profesional yang mampu berkarya dengan integritas, melayani masyarakat dengan hati, dan mengharumkan nama almamater,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kolegium Farmasi, apt. Vitis Vini Fera Ratna Utami, S.Farm., M.Sc. menyampaikan apresiasi dan selamat kepada lulusan tenaga kefarmasian. “Dalam melaksanakan praktik kefarmasian, para apoteker dan tenaga vokasi farmasi baru perlu segera mengintegrasikan diri dengan council dan kolegium farmasi sebagai rumah besar bagi seluruh tenaga kefarmasian di Indonesia,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tantangan global yang akan dihadapi para tenaga Kesehatan secara umum di dunia diantaranya optimasi teknologi, terutama di pelayanan kesehatan primer dalam menghadapi perubahan iklim, meningkatnya prevalensi non-communicable diseases dan mental diseases, perubahan demografi, meningkatnya usia lansia yang diiringi dengan meningkatnya kebutuhan obat, dan ancaman terhadap keamanan data kesehatan. “Tentu saja hal ini tidak bisa dihadapi sendiri oleh apoteker, namun memerlukan kemampuan komunikasi dan kolaborasi interprofesional dengan tenaga medis maupun non kesehatan yang menjadi kunci dalam menentukan solusi permasalahan ini,” tuturnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pemuka dan wakil pemuka merupakan simbol kepemimpinan yang diwajibkan m....

Suara Muhammadiyah

31 August 2025

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) baru sa....

Suara Muhammadiyah

5 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menyambut libur Lebaran dan arus mudik 2025, RS PKU Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah — Muhammadiyah Children Center (MCC) yang berlokasi di Desa Pesantu....

Suara Muhammadiyah

17 June 2025

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah — Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah bersama Un....

Suara Muhammadiyah

19 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah