Wisuda dan Angkat Sumpah Farmasi, UNIMMA Teguhkan Komitmen Profesi Kefarmasian

Publish

5 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
452
Dok Istimewa

Dok Istimewa

MAGELENG, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Wisuda dan Angkat Sumpah Program Studi Farmasi pada Sabtu (4/10) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Acara diikuti 43 peserta yang terdiri dari 23 wisudawan D3 Farmasi dan 20 calon Apoteker Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA).

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Apoteker Seluruh Indonesia (PASI), Farmasis Indonesia Bersatu (FIB), Ketua PD Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Jateng, Ikatan Vokasi Farmasi Indonesia (IVFI), Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota Magelang dan preseptor wahana praktik Farmasi UNIMMA.

Seremoni ini menjadi momentum penting yang tidak hanya menandai kelulusan, namun juga pengukuhan sumpah profesi bagi tenaga kefarmasian. Prosesi sumpah dipimpin oleh rohaniawan, sebagai simbol komitmen para wisudawan untuk menjalankan tugas sesuai kode etik profesi.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, SE., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan, wisuda dan angkat sumpah profesi bukan sekadar seremoni, namun wujud dari komitmen moral dan profesionalisme. “Program studi D3 Farmasi dan PSPPA UNIMMA jelas mempersiapkan tenaga kesehatan di bidang kefarmasian. Ucap janji yang hari ini kalian sampaikan bukan sekadar janji, melainkan penuh makna, moral, dan tanggung jawab luar biasa. Harapan kami, lulusan UNIMMA berkompeten, beretika, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” ungkapnya.

Rektor menambahkan bahwa kelulusan ini menjadi titik awal perjalanan panjang para lulusan untuk mengabdi di bidang kesehatan. “Sumpah profesi adalah sumpah yang harus dipenuhi dengan teguh, berpegang pada kode etik apoteker dan tenaga kefarmasian. UNIMMA percaya, dengan kompetensi akademik yang kuat, moralitas luhur, dan semangat pengabdian, para lulusan akan menjadi insan profesional yang mampu berkarya dengan integritas, melayani masyarakat dengan hati, dan mengharumkan nama almamater,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kolegium Farmasi, apt. Vitis Vini Fera Ratna Utami, S.Farm., M.Sc. menyampaikan apresiasi dan selamat kepada lulusan tenaga kefarmasian. “Dalam melaksanakan praktik kefarmasian, para apoteker dan tenaga vokasi farmasi baru perlu segera mengintegrasikan diri dengan council dan kolegium farmasi sebagai rumah besar bagi seluruh tenaga kefarmasian di Indonesia,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tantangan global yang akan dihadapi para tenaga Kesehatan secara umum di dunia diantaranya optimasi teknologi, terutama di pelayanan kesehatan primer dalam menghadapi perubahan iklim, meningkatnya prevalensi non-communicable diseases dan mental diseases, perubahan demografi, meningkatnya usia lansia yang diiringi dengan meningkatnya kebutuhan obat, dan ancaman terhadap keamanan data kesehatan. “Tentu saja hal ini tidak bisa dihadapi sendiri oleh apoteker, namun memerlukan kemampuan komunikasi dan kolaborasi interprofesional dengan tenaga medis maupun non kesehatan yang menjadi kunci dalam menentukan solusi permasalahan ini,” tuturnya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Selepas berjuang sebulan berpuasa, kini tiba saatnya untuk merayakan ke....

Suara Muhammadiyah

10 April 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - MBS Pleret mengadakan mitugasi bencana berkolaborasi dengan Lembaga Res....

Suara Muhammadiyah

30 September 2024

Berita

SITUBONDO, Suara Muhammadiyah - Program studi Pendidikan Biologi FKIP UHAMKA kembali menunjukkan kom....

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Suasana di Aula Prof Syukur Abdullah, Fakultas Ilmu Sosial dan ....

Suara Muhammadiyah

25 September 2025

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Keluarga besar Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen (MM) ....

Suara Muhammadiyah

25 March 2024