Wisuda Lentera School, Wakil Walikota Malang Sampaikan Inspirasi Nyata

Publish

3 June 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
64
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MALANG, Suara Muhammadiyah – Semangat membangun generasi masa depan yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing mewarnai pelaksanaan Legacy – Lentera School Graduation Ceremony 2026 yang digelar pada Selasa (2/6/2026) di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 4 Lantai 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kegiatan diikuti oleh 414 peserta didik dari jenjang SD, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK di bawah naungan Amal Usaha Pendidikan PCM Lowokwaru Kota Malang. Mengusung tema "Lighting The Future", wisuda bersama ini menjadi momentum pelepasan sekaligus peneguhan komitmen untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai sarana utama meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menyoroti masih adanya tantangan akses pendidikan bagi sebagian masyarakat dan berharap tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah di Kota Malang.

"Saya tidak ingin ada anak-anak di Kota Malang yang tidak bisa melanjutkan pendidikan. Jangan ada murid yang putus sekolah karena alasan ekonomi atau keterbatasan kesempatan," tegas Ali Muthohirin di hadapan para wisudawan, orang tua, guru, dan tamu undangan.

Menurutnya, Kecamatan Lowokwaru yang dikenal sebagai kawasan pendidikan dengan banyak perguruan tinggi dan pusat ekonomi harus menjadi wilayah yang mampu memberikan kesempatan pendidikan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat.

Ali juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Malang terus berupaya memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Pendidikan, menurutnya, merupakan satu-satunya jalan yang terbukti mampu mengangkat harkat dan martabat manusia menuju kehidupan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Ali turut membagikan kisah perjuangannya semasa menempuh pendidikan. Ia mengaku pernah mengalami keterbatasan ekonomi, mulai dari kesulitan memenuhi kebutuhan makan hingga harus menggunakan sandal saat kuliah dan meminjam sepatu untuk menghadiri kegiatan tertentu.

"Saya pernah berada pada masa yang sulit. Kadang bisa makan, kadang tidak. Pernah kuliah memakai sandal dan meminjam sepatu. Namun pendidikan mengajarkan saya untuk terus berjuang dan tidak menyerah," ujarnya.

Menurut Ali, pengalaman hidup tersebut membentuk karakter, mentalitas pejuang, dan semangat untuk terus belajar hingga akhirnya mampu meraih berbagai kesempatan pendidikan, termasuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah yang selama ini berkontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui lembaga-lembaga pendidikan yang dikelolanya.

"Kontribusi Muhammadiyah terhadap pendidikan sangat luar biasa. Banyak guru yang mengabdi dengan penuh keikhlasan meskipun belum mendapatkan kesejahteraan yang ideal. Namun semangat mereka dalam mendidik generasi bangsa tidak pernah surut," katanya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Dikdasmen PDM Kota Malang, Drs. H. Wahisuni, menegaskan bahwa terdapat tiga bekal utama yang harus dimiliki generasi muda untuk menghadapi masa depan.

Pertama adalah akhlak mulia, yang menurutnya menjadi fondasi utama dalam kehidupan. Kedua adalah kemampuan berpikir dan mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan. Ketiga adalah kemampuan menguasai teknologi informasi sebagai kebutuhan utama di era digital.

"Akhlak wajib dimiliki oleh anak-anak kita. Selain itu mereka harus mampu menghitung setiap konsekuensi dari tindakan yang dilakukan sehingga tidak bertindak secara serampangan. Dan yang tidak kalah penting adalah penguasaan teknologi informasi yang wajib dimiliki dalam era digital saat ini," jelas Wahisuni.

Ia berharap para lulusan mampu memadukan ketiga kemampuan tersebut sehingga tumbuh menjadi generasi yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki karakter dan akhlak yang kuat.

"Dengan bekal akhlak yang mulia, kemampuan berpikir yang matang, dan penguasaan teknologi, insyaallah akan lahir generasi hebat yang mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Legacy – Lentera School Graduation Ceremony 2026, M. Gigi Wijaya, M.Pd, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan perayaan atas perjuangan panjang para siswa, guru, dan orang tua dalam menempuh proses pendidikan.

"Hari ini bukan sekadar pelepasan peserta didik. Ini adalah perayaan atas perjalanan panjang yang telah ditempuh dengan penuh kesungguhan, kesabaran, dan pengorbanan. Di balik setiap senyum wisudawan terdapat kerja keras, doa, dan dedikasi yang luar biasa," ungkapnya.

M. Gigi melaporkan bahwa jumlah peserta wisuda tahun ini mencapai 414 siswa, terdiri dari 211 peserta putra dan 203 peserta putri. Adapun rinciannya meliputi 147 siswa jenjang SD, 122 siswa jenjang SMP/MTs, dan 145 siswa jenjang SMA/MA/SMK.

Menurutnya, tema "Lighting The Future" dipilih sebagai simbol bahwa setiap anak memiliki cahaya dan potensi yang harus terus dinyalakan melalui pendidikan yang berkualitas.

Ia mengajak seluruh wisudawan untuk terus belajar, berani bermimpi besar, dan menjadikan kelulusan sebagai awal perjalanan menuju masa depan yang lebih gemilang.

"Teruslah menjadi cahaya. Karena dunia membutuhkan lebih banyak orang yang mampu menerangi, bukan sekadar bersinar," pesannya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

HST, Suara Muhammadiyah - Barabai - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PW....

Suara Muhammadiyah

19 August 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Magister Pendidikan UAD menyelenggarakan Pelatihan Literasi D....

Suara Muhammadiyah

1 December 2023

Berita

KOTIM, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabup....

Suara Muhammadiyah

2 June 2026

Berita

BANJARBARU, Suara Muhammadiyah — Lazismu Banjarbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memb....

Suara Muhammadiyah

7 October 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Ustaz Furqon Hasbi, Lc. M.A. mengajak ratusan siswa SMP Muhammadiyah Prog....

Suara Muhammadiyah

8 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah