Wujud Ikhtiar Kemanusiaan, Muhammadiyah Respons Cepat dalam Penanggulangan Kebencanaan

Suara Muhammadiyah

17 December 2025

576
Prof Dr Haedar Nashir, MSi. Foto: Cris

Prof Dr Haedar Nashir, MSi. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah yang lahir dari proses kontemplasi mendalam Kiai Haji Ahmad Dahlan, kini dan ke depan, akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Hal ini menjadi pantulan dari semangat dakwah dalam membangun kehidupan umat dan bangsa secara totalitas.

“Pergerakan kami Insya Allah dengan kekuatan ketulusan berbuat, sistem yang Insya Allah baik, relasi yang terus kita bangun dengan berbagai pihak, dan juga trust yang dimiliki, kami akan terus bergerak, berkhidmat untuk umat dan bangsa tanpa berpikir hal-hal yang bersifat parsial, maupun, dan lebih-lebih yang bersifat politis,” tegas Haedar Nashir.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu menyampaikan saat Pelantikan Direksi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping periode 2025-2029, Rabu (17/12) di Convention Hall Gedung Erwin Santosa Kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman.

Lebih-lebih dalam beberapa hari terakhir, dilanda duka mendalam atas bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bagi Muhammadiyah, kata Haedar, tidak sekadar berbelasungkawa, tetapi pada saat yang sama, melangkah di garda terdepan untuk memberikan respons cepat, konkret, dan solutif bagi para penyintas.

“Memberi yang bisa kami lakukan dalam usaha risiliensi atau juga penanggulangan bencana di tanggap darurat sampai nanti long time dalam perjalanan yang biasanya panjang dan jauh, yang tidak semua orang bisa mengikuti pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Haedar.

Dalam setiap dera bencana, Haedar mengajak kepada semua elemen bangsa kompak bergandeng tangan mulai dari unsur pemerintah, TNI, Polri, BNPB, dan kekuatan-kekuatan masyarakat di akar rumput. Ini menjadi manifestasi dari semangat filantropi yang mengakar kuat di tubuh bangsa.

“Di situlah kemudian kita bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana, terdampak bencana. Ini memerlukan langkah bersama dan gerak semua kita,” tuturnya.

Tanpa berpikir panjang, Muhammadiyah menunujukkan eksistensinya. “Bergerak melakukan ikhtiar kemanusiaan,” tegas Haedar. Hatta menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki. “Untuk membantu saudara-saudara kita lewat pengorganisasian MDMC dan lain-lain,” ujarnya.

Dengan mengharapkan pemerintah makin sigap untuk konsolidasi, koordinasi, dan mengintegrasikan langkah-langkahnya secara lebih progresif dalam menangani masalah kebencanaan di kawasan Sumatera tersebut. “Karena ada kawasan-kawasan yang masih terisolasi yang memerlukan langkah yang sigap,” sebutnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Lazismu MBS di Pesantren Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta ....

Suara Muhammadiyah

14 March 2026

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah -Tidak semua perubahan didorong oleh aksi di jalanan. Ada berbagai macam c....

Suara Muhammadiyah

29 July 2025

Berita

PADANG, Suara Muhammadiyah - Umat Islam di Sumatera Barat mendapatkan bantuan dari Badan Pengelola K....

Suara Muhammadiyah

29 April 2024

Berita

Simbol Kekuatan, Kesehatan, dan Pergerakan Perempuan Berkemajuan SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Pe....

Suara Muhammadiyah

3 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Meski pemerintah terus mendorong lahirnya pelaku usaha di bid....

Suara Muhammadiyah

8 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah