Wujud Rahmatan lil ‘Alamin, Pengajian Ahad Pagi PCM Pekajangan Satukan Semua Lapisan

Publish

5 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
132
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Mengawali awal tahun 2026, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pekajangan menggelar Pengajian Ahad Pagi PCM Pekajangan sekaligus Peresmian Musholla Baiturrohmah Pekajangan Gang 16. Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Dr. KH. Tafsir, M.Ag., selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, dengan mengusung tema “Persaudaraan Kemanusiaan (Muhammadiyah Mengikat Umat dalam Rahmatan lil ‘Alamin)”. Acara berlangsung di halaman Musholla Baiturrohmah Pekajangan hingga sepanjang Gang 16, Ahad (4/1/2026).

Ghirah bermuhammadiyah di Cabang Pekajangan kembali menunjukkan kekuatannya. Pengajian Ahad Pagi kali ini mencatatkan kehadiran jamaah yang luar biasa. Panitia mencatat sekitar 1.900 paket sarapan dan snack habis tak tersisa, menunjukkan antusiasme jamaah yang membludak dan melampaui prediksi awal.

Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Pekajangan, tetapi juga dari cabang-cabang tetangga, seperti Bligo, Wuled, Kedungwuni, Wonopringgo, hingga Doro. Acara dibuka dengan khidmat melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ust. Murokip, Qari’ Muktamar Muhammadiyah di Solo, yang mampu menggetarkan hati seluruh hadirin.

Haryudi SBM, S.Pd., selaku Ketua PRM Pekajangan Barat II sebagai tuan rumah putaran ke-15, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus permohonan maaf apabila dalam pelayanan panitia masih terdapat kekurangan, mengingat jumlah jamaah yang hadir jauh melebihi estimasi awal.

“Meskipun ada yang tidak kebagian snack, yang utama adalah niat kita hadir untuk tholabul ilmi dan mempererat silaturahmi,” ungkap salah satu jamaah sebagai bentuk apresiasi kepada panitia.

Dalam kesempatan tersebut, Haryudi juga menyampaikan apresiasi khusus kepada keluarga H. Nasihin yang telah mendanai rehabilitasi total Musholla Baiturrohmah.

Ketua PCM Pekajangan, H. Abdul Shomad, S.E., dalam laporannya kepada Ketua PWM Jawa Tengah menyampaikan bahwa jumlah jamaah yang hadir diperkirakan menembus angka 2.000 orang. Beliau juga mengundang secara khusus Ketua PWM Jawa Tengah untuk meninjau progres pembangunan Gedung Baru enam lantai RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan.

“Mudah-mudahan ganjarannya dobel kepada panitia yang telah mempersiapkan acara ini sebaik mungkin, khususnya PRM Pekajangan Barat II,” tutup beliau.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Drs. KH. Mulyono Kastari, dalam sambutannya yang hangat dan diselingi pantun khas Pekalongan, mengapresiasi PCM Pekajangan yang berhasil menyatukan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kalangan elit hingga marjinal, dalam satu majelis pengajian.

“Kalau dulu itu pengajian pimpinan, tetapi sekarang bisa menyeluruh semua lapisan,” ungkapnya.

KH. Mulyono juga menyampaikan ucapan selamat kepada Dr. KH. Tafsir, M.Ag., atas gelar KRT (Kanjeng Raden Tumenggung) yang disandangnya.

Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Dr. KH. Tafsir, M.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau mengawali dengan candaan segar mengenai besarnya jumlah warga Muhammadiyah yang sering kali “kalah” dalam percaturan politik. Beliau juga mengapresiasi penyambutan hadrah dengan syair *Thola’al Badru ‘Alayna*, yang mengingatkan pada peristiwa bersejarah penyambutan Rasulullah SAW saat hijrah ke Madinah.

Dalam kajiannya, Kiai Tafsir menyampaikan beberapa poin penting, antara lain bahwa hijrah Nabi Muhammad SAW ke Yatsrib (Madinah) tidak hanya dilatarbelakangi oleh faktor agama, tetapi juga dorongan para elite Yatsrib yang meyakini Nabi sebagai sosok pemersatu seluruh kabilah. Beliau juga menekankan bahwa syair dan pujian kepada Nabi, seperti diba’ dan barzanji, tetap harus dihargai sebagai warisan karya sastra, meskipun perlu kehati-hatian dalam penggunaan bahasa yang berlebihan.

Ia mengingatkan bahwa musibah adalah peringatan, serta mengajak jamaah untuk lebih gemar menanam pohon daripada menebang, karena menanam pohon merupakan bagian dari sedekah dan sunnah Nabi. Menurutnya, manusia adalah mikrokosmos atau miniatur alam semesta, sehingga manusia yang sehat adalah mereka yang mampu menjaga keseimbangan hidup antara bekerja, beristirahat, dan berolahraga. Demikian pula alam semesta harus dijaga keseimbangannya.

Lebih lanjut, Kiai Tafsir menekankan pentingnya menjaga harmoni dengan Allah SWT melalui ketakwaan, menjaga harmoni dengan alam semesta melalui pelestarian lingkungan, serta belajar kejujuran dari alam yang selalu jujur dalam penilaian dan tindakan. Beliau juga menyampaikan beberapa sunnah bangun tidur, di antaranya membaca doa bangun tidur, membaca QS. Ali Imran ayat 190, bersiwak dan berwudhu, serta melaksanakan salat malam sebanyak 11 rakaat.

Dalam penjelasannya tentang makna syukur, Kiai Tafsir menekankan "Betapa beruntungnya hidup di tanah Indonesia yang subur. Menanam pohon, bukan sekadar penghijauan, melainkan bentuk sedekah jariyah karena manfaatnya dapat dirasakan oleh manusia dan hewan secara berkelanjutan." Tegasnya

Beliau mengajak jamaah untuk lebih rajin menanam daripada menebang demi menjaga keseimbangan alam, agar manusia dapat hidup berdampingan secara harmonis dengan lingkungan sesuai prinsip Rahmatan lil ‘Alamin.

Acara ditutup dengan doa bersama dan peresmian Musholla Baiturrohmah sebagai simbol pusat dakwah dan pemberdayaan umat di wilayah Pekajangan Barat II. (Shofani)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

26 November 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) mendapat apre....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mengusung tema “Sempurnakan Tugasmu dengan Mendeley”, H....

Suara Muhammadiyah

3 December 2023

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Masjid Al Muttaqiin Perum Grand Tanjung Elok Purwokerto pada kajian A....

Suara Muhammadiyah

21 December 2025

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - RS Islam PKU Muhammadiyah Palangkaraya merupakan rumah sakit swas....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025