Ziarah ke Guangzhou

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
151
Dokumen pribadi

Dokumen pribadi

Ziarah ke Guangzhou  

Oleh: Khafid Sirotudin 

Kita bisa ziarah ke makam Saad bin Abi Waqqas dari dua arah. Sisi depan dari Jiefang Road atau lewat samping dekat Yuexiu Park. Kompleks makam seluas kurang lebih 5 (lima) hektar ini dipenuhi pepohonan rindang. Menguatkan suasana aman, nyaman, teduh dan tenang ketika kita memasuki kawasan. Pos Polisi China ada di luar kompleks dengan puluhan TV monitor yang terhubung dengan ratusan kamera CCTV untuk memantau lalu lalang orang yang berkunjung. Kawasan makam menjadi bukti kuat sejarah perkembangan Islam pada abad ke 6 di Tiongkok. 

Kami berkesempatan ziarah ke makam seorang sahabat Rasulullah Muhammad saw.–satu dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga berdasarkan hadits sahih-- Jumat Wage, 28 November 2025. Berada di jantung kota Guangzhou Tiongkok Selatan, yang dikenal sebagai Kota Bunga atau Kota Bulir Padi. Suhu udara siang hari berkisar 14-15 derajat Celcius. Cukup dingin bagi warga Indonesia yang terbiasa hidup di negara tropis dengan 2 musim, kemarau dan penghujan. Tiongkok memiliki wilayah daratan yang sangat luas beriklim sub tropis (4 musim). Bedanya pada saat musim dingin, wilayah China bagian Utara dapat mencapai minus 1-3 derajat Celcius. Sedangkan wilayah China bagian Selatan paling dingin berada di kisaran 10-11 derajat Celcius. 

Menurut informasi dari portal Muslim World League, waktu salat zuhur pukul 12.15 menurut waktu Guangzhou, Guangdong. Kami serombongan (7 orang) delegasi muhibah bisnis dari Lembaga Pengembang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LP-UMKM) PP Muhammadiyah tiba di lokasi pukul 11.35. Masih cukup waktu untuk menikmati wisata religi mengitari kompleks, berziarah ke makam Saad bin Abi Waqqas beserta puluhan sahabatnya, serta menunaikan salat Jumat. 

Di tengah kompleks makam berdiri masjid Xianxian, terkadang disebut masjid Huaisheng atau masjid Saad bin Abi Waqqas. Bangunan Masjid Agung Guangzhou ini diyakini sebagai masjid ke 6 dari 10 masjid tertua di dunia. Berdiri setelah masjidil Haram di Makkah; masjid Al-Aqsha di Palestina; serta masjid Quba, masjid Nabawi dan Qiblatain di Madinah Saudi Arabia. Masjid Huaisheng dibangun tahun 627-M pada masa Dinasti Tang. 

Selama tahun 2025, beberapa Biro Perjalanan Umroh dan Haji menawarkan paket umroh plus wisata religi ke Hainan. Hainan, salah satu provinsi berpenduduk muslim terbesar di China. Hainan mempunyai menu makanan spesial “Hainan Chicken Rice”. Salah satu makanan kesukaan sejak belasan tahun lalu dan menjadi menu favorit saya ketika makan di restoran Chinese Food. Menu ini berbahan baku nasi yang dimasak dengan campuran parutan jahe halus dan disajikan dengan kuah bening daging ayam yang disteam (dikukus). 

Titik kumpul jemaat paket umroh plus Hainan, berangkat dan pulang dari Terminal 3 Bandara Soeta Cengkareng Banten (CGK). Selama di Hainan, rombongan umroh melakukan city tour 2 hari 1 malam. Jemaat umroh diajak mengunjungi masjid dan situs sejarah Islam di sekitar kota Hainan dan menikmati kuliner khas. Baru kemudian melanjutkan perjalanan ke tanah suci Makkah Madinah menggunakan maskapai Hainan Airlines. 

Pada tahun mendatang, saya meyakini bakalan ada paket Umroh plus wisata ziarah ke Guangzhou dan masjid Al-Aqsha menggunakan maskapai China Southern Airlines. Sembilan juta orang jamaah umroh Indonesia setiap tahun merupakan ceruk pasar yang sangat besar dan potensial menghasilkan keuntungan (profit). Dua pertanyaan saya ajukan sebagai penutup tulisan. 

Pertama, cukup puaskah Indonesia –yang memiliki umat Islam terbesar di dunia– hanya menjadi konsumen dari para pebisnis pariwisata dan ekonomi kreatif global?  

Kedua, sudah siapkah KBIH dan Biro Perjalanan Umroh Haji milik Muhammadiyah menjadi “pemain ekonomi kreatif” yang berani kontestasi mengais rejeki untuk memperoleh ‘cuan’ (keuntungan/profit) dari bisnis wisata ziarah ke tanah suci plus tamasya ke Tiongkok?

Wallahu’alam 

Duren Sawit, 30 November 2025  

Khafid Sirotudin, Ketua LP-UMKM PWM Jawa Tengah


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Ikhtiar Awal Menuju Keluarga Sakinah (24)  Oleh: Mohammad Fakhrudin (warga Muhammadiyah tingga....

Suara Muhammadiyah

16 February 2024

Wawasan

KH Azhar Basyir: Benteng Maksiat, Merangkul Melintas Generasi Oleh: Babay Parid Wazdi, Kader Muhamm....

Suara Muhammadiyah

5 December 2025

Wawasan

Konferensi XIII: Berdirinya Muhammadiyah Tiga Kabupaten dan PMW Lampung Oleh: Aditya Nurrohman, Mah....

Suara Muhammadiyah

18 February 2025

Wawasan

Muslim Tidak Boleh Bergantung pada Keberuntungan Oleh: Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Un....

Suara Muhammadiyah

3 September 2025

Wawasan

Makna Ibadah Haji dalam Cinta  Oleh: Drs. H. Alif Syarifuddin Ahmad, M. Hum., Koordinator Pond....

Suara Muhammadiyah

15 May 2024