111 Tahun Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

16 November 2023

2875
Foto Istimewa

Foto Istimewa

111 Tahun Muhammadiyah

Oleh Ruminizulfikar

Setiap bulan November bagi warga, kader, dan pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah merupakan bulan spesial. Bulan ini menandai hari lahirnya Persyarikatan Muhammadiyah, tepatnya pada 18 November 1912 Masehi atau 08 Dzulhijah 1330 Hijriah. KH Ahmad Dahlan dan santri-santrinya mendirikan Gerakan Da'wah Islam yang diberi nama "Muhammadiyah" di Pendopo Tabligh Kauman, Jogjakarta.

Tak terasa, Persyarikatan Muhammadiyah pada tahun ini genap berusia 111 tahun Masehi atau 115 tahun secara kalender Hijriah. Seabad lebih perjalanan sebuah Persyarikatan Muhammadiyah yang menisbahkan gerakannya sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW. Gerakan ini berikhtiar bagaimana umat ini dapat hidup sesuai dengan nilai-nilai utama yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Namun, itu semua merupakan peluang dan tantangan bagi warga, kader, dan pimpinan agar dalam langkah hidupnya menyatu dengan nilai-nilai integritas, moral, religius, dan keadaban. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan dengan alam semesta.

Persyarikatan Muhammadiyah merupakan gerakan Da'wah Amar Ma'ruf Nahi Mungkar yang memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan kehidupan semua insan di muka bumi. Pentingnya menjaga dan merawat alam semesta menjadi tema Milad Muhammadiyah ke-111 tahun, dengan slogan "Ikhtiar Merawat Semesta." Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab dan respons terhadap perilaku umat manusia terhadap alam semesta yang semakin merusaknya.

Dalam konteks "Semesta," yang berarti keseluruhan, satu kesatuan, universal, atau bermakna Tuhan, Tuhan menciptakan manusia dan alam semesta untuk kemakmuran dan kesejahteraan umat manusia di bumi. Allah dalam Al-Baqarah ayat 30 menjelaskan bahwa manusia diangkat sebagai khalifah di bumi. Manusia harus memahami dirinya sendiri untuk dapat mengelola alam ini dengan baik guna meraih kemuliaan hidup.

Oleh karena itu, perlunya menjaga dan merawat alam ini melibatkan Tidak membuang sampah sembarangan; Perlunya penghijauan kembali; Tidak membuang limbah di laut; Perlunya terateresing; Menjaga alam dan melestarikan Alam.

Dalam mendekati suksesi kepemimpinan tahun 2014, diharapkan para calon presiden memiliki grand design dalam mengangkat isu pemanasan global. Mereka dapat berfokus pada politik hijau (kesadaran untuk menjaga alam) dan politik biru (sumber daya alam terbarukan) untuk menjamin keberlangsungan sumber daya alam.

Apresiasi diungkapkan terhadap langkah Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang mengadakan uji publik bagi calon presiden dan wakil presiden, seperti Anies - Muhaimin, Prabowo - Gibran, dan Ganjar - Mafud. Langkah ini merupakan wahana pendidikan politik dan mengevaluasi program-program yang sesuai dengan keinginan rakyat Indonesia. Calon terpilih diharapkan lebih baik dalam mensejahterahkan rakyatnya.

Selamat Milad Muhammadiyah ke-111. Semoga Muhammadiyah selalu menjadi garda terdepan dalam memberikan kemaslahatan untuk bangsa dan negara. Menuju "Indonesia Baldhatun Thoyibatun Wa Rabbun Ghafhur."


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Pentingnya Ruang Terbuka Hijau: Ikhtiar Menjaga Keseimbangan Alam di Tengah Kehidupan Modern Oleh: ....

Suara Muhammadiyah

16 May 2025

Wawasan

Ramadhan, Lebaran dan Sikap Egaliter Oleh: Royyan Mahmuda Al’Arisyi Daulay, S.H.,M.H., Bidang Advo....

Suara Muhammadiyah

30 March 2025

Wawasan

 Omon-Omon Soal Tambang  Oleh: Wahyudi Nasution Sudah lama Pak Bei tidak kedatangan tamu....

Suara Muhammadiyah

1 October 2024

Wawasan

Adab-adab Bangun Tidur; Memulai Hari Dengan Mensucikan Hati dan Semangat Tinggi  Penulis:....

Suara Muhammadiyah

5 May 2026

Wawasan

Yang Pergi Tak Kembali: Konsumen adalah Amanah Oleh: Firdaus, SE, M.Si Setiap konsumen yang datang....

Suara Muhammadiyah

10 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah