Agung Danarto Dorong NA Berkiprah di Era Digital Tanpa Tinggalkan Basis Keluarga

Suara Muhammadiyah

3 October 2026

137
Serah terima mandat kepemimpinan PP Nasyiatul Aisyiyah dari periode 2022-2026 ke 2026-2030. Foto: Pandu

Serah terima mandat kepemimpinan PP Nasyiatul Aisyiyah dari periode 2022-2026 ke 2026-2030. Foto: Pandu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (NA) memulai biduk baru kepemimpinan di bawah komando Monica Subastia periode 2026-2030.

Secara struktural telah resmi dikukuhkan, Jumat (2/10) di SM Tower Malioboro Yogyakarta yang dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Haedar Nashir dan Salmah Orbayinah berikut tamu undangan lainnya. 

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto menyampaikan tahniah atas dikukuhkannya para pengurus baru jajaran NA untuk mengemban amanah selama periode 5 tahun ke depan.

“Setelah kemarin muktamar berjalan dengan lancar, berjalan dengan sukses. Kemudian pimpinan terpilih berhasil menyusun kabinetnya, nah sekarang dikukuhkan. Ya bagus itu sebagai upaya sosialisasi, memperkenalkan kepengurusannya kepada publik,” ujarnya.

Di bawah pengurus yang mendominasi kawula anak muda, Agung memberikan dukungan penuh untuk pergerakan NA dalam menjalankan seluruh gerakan dakwahnya di akar rumput (grass-roots).

“Ini momentum untuk kemudian memulai langkah-langkah program. Bagus seperti ini. Ya kita dukunglah (PPNA) untuk terus kemudian melaksanakan kegiatan-kegiatannya, kepemimpinan, dan lain sebagainya,” katanya.

Lebih-lebih di tengah gempuran era digital yang semakin masif, Agung mengingatkan kepada kader NA jangan hanya sekadar menjadi penonton di luar lapangan. Namun, seyogyanya harus berani masuk ke dalam arena, mengambil peran, dan menjadi bagian dari perubahan.

“Yang jelas NA juga harus masuk ke dunia itu,” tekan Ketua Bidang Organisasi, Ideologi, Kaderisasi, dan Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah tersebut. Tetapi di saat yang sama, Agung mewanti-wanti agar jangan melupakan basis fundamental dari NA, yakni basis keluarga.

“Ini juga harus diperkokoh, diperkuat, sehingga basis keluarganya menjadi basis yang baik,” bebernya. Selain itu, perlu kiranya melakukan penguatan fondasi pembinaan perkaderan secara berkelanjutan.

“Harapan ke depan, NA bisa melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya, di keluarganya stabil, tapi kemudian mampu berperan yang baik, yang optimal di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – GreenFaith Indonesia bersama dengan Muslims for Shared Action on....

Suara Muhammadiyah

24 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Usai mengikuti rangkaian program pembinaan, pembiasaan dan pelatiha....

Suara Muhammadiyah

14 August 2025

Berita

Milad ke-18 UMRI: Teguhkan Komitmen "Tumbuh Berdampak untuk Semesta", Apresiasi Tokoh Penggerak dan ....

Suara Muhammadiyah

28 June 2026

Berita

SUMENEP, Suara Muhammadiyah - Hari Pendidikan Nasional diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunny....

Suara Muhammadiyah

3 May 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menerima kunjungan k....

Suara Muhammadiyah

10 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah