Agung Danarto Dorong NA Berkiprah di Era Digital Tanpa Tinggalkan Basis Keluarga

Suara Muhammadiyah

3 October 2026

228
Serah terima mandat kepemimpinan PP Nasyiatul Aisyiyah dari periode 2022-2026 ke 2026-2030. Foto: Pandu

Serah terima mandat kepemimpinan PP Nasyiatul Aisyiyah dari periode 2022-2026 ke 2026-2030. Foto: Pandu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (NA) memulai biduk baru kepemimpinan di bawah komando Monica Subastia periode 2026-2030.

Secara struktural telah resmi dikukuhkan, Jumat (2/10) di SM Tower Malioboro Yogyakarta yang dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Haedar Nashir dan Salmah Orbayinah berikut tamu undangan lainnya. 

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto menyampaikan tahniah atas dikukuhkannya para pengurus baru jajaran NA untuk mengemban amanah selama periode 5 tahun ke depan.

“Setelah kemarin muktamar berjalan dengan lancar, berjalan dengan sukses. Kemudian pimpinan terpilih berhasil menyusun kabinetnya, nah sekarang dikukuhkan. Ya bagus itu sebagai upaya sosialisasi, memperkenalkan kepengurusannya kepada publik,” ujarnya.

Di bawah pengurus yang mendominasi kawula anak muda, Agung memberikan dukungan penuh untuk pergerakan NA dalam menjalankan seluruh gerakan dakwahnya di akar rumput (grass-roots).

“Ini momentum untuk kemudian memulai langkah-langkah program. Bagus seperti ini. Ya kita dukunglah (PPNA) untuk terus kemudian melaksanakan kegiatan-kegiatannya, kepemimpinan, dan lain sebagainya,” katanya.

Lebih-lebih di tengah gempuran era digital yang semakin masif, Agung mengingatkan kepada kader NA jangan hanya sekadar menjadi penonton di luar lapangan. Namun, seyogyanya harus berani masuk ke dalam arena, mengambil peran, dan menjadi bagian dari perubahan.

“Yang jelas NA juga harus masuk ke dunia itu,” tekan Ketua Bidang Organisasi, Ideologi, Kaderisasi, dan Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah tersebut. Tetapi di saat yang sama, Agung mewanti-wanti agar jangan melupakan basis fundamental dari NA, yakni basis keluarga.

“Ini juga harus diperkokoh, diperkuat, sehingga basis keluarganya menjadi basis yang baik,” bebernya. Selain itu, perlu kiranya melakukan penguatan fondasi pembinaan perkaderan secara berkelanjutan.

“Harapan ke depan, NA bisa melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya, di keluarganya stabil, tapi kemudian mampu berperan yang baik, yang optimal di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr H Ha....

Suara Muhammadiyah

17 March 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) mendapatkan kehormatan sebagai ....

Suara Muhammadiyah

31 July 2024

Berita

Tingkatkan Kemampuan Menulis Kreatif Siswa BREBES, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah Larangan K....

Suara Muhammadiyah

4 September 2024

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. ....

Suara Muhammadiyah

3 March 2025

Berita

KOTIM, Suara Muhammadiyah - Pantauan satelit menampilkan kepulauan Kalimantan merah menyala. Akibat ....

Suara Muhammadiyah

9 September 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah