Aksi Kolaborasi, Sekda Rembang dan Muhammadiyah Siap Bersinergi Membangun Daerah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
129

REMBANG, Suara Muhammadiyah - Gaung semangat bermuhammadiyah kembali menggema dari wilayah utara Kabupaten Rembang. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sedan sukses menggelar Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang berlangsung khidmat, penuh inspirasi, sekaligus membakar semangat kolaborasi untuk kemajuan umat dan daerah.

Kegiatan bergengsi ini menjadi semakin istimewa karena dilaksanakan di kediaman Dr Fahrudin, SH, MH, CFrA yang sekaligus hadir sebagai narasumber utama. Kehadiran tokoh penting Muhammadiyah dan pemerintah dalam satu forum tersebut menghadirkan suasana yang hangat, penuh gagasan besar, dan sarat pesan kemajuan.

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Rembang beserta Unsur Pembantu Pimpinan dari berbagai majelis dan lembaga, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Rembang, organisasi otonom Muhammadiyah tingkat daerah, Forkopimcam Sedan (Camat, Kapolsek, dan Danramil), seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah se-Kabupaten Rembang, serta tamu undangan lainnya dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Fahrudin tampil lugas, membumi, dan penuh spirit Muhammadiyah. Beliau menegaskan bahwa dirinya tidak perlu lagi “berkenalan” dengan Muhammadiyah karena sejak lahir telah tumbuh dan besar bersama Muhammadiyah. Pendidikan yang beliau tempuh pun berasal dari perguruan Muhammadiyah yang telah membentuk karakter, integritas, dan semangat pengabdiannya.

“Jangan mencari hidup di Muhammadiyah, tetapi hidup-hidupilah Muhammadiyah,” tegas beliau di hadapan para peserta pengajian yang langsung disambut antusias dan tepuk tangan hadirin.

Pesan tersebut menjadi tamparan sekaligus sinergi baru bagi warga Muhammadiyah agar terus ikhlas berjuang, menghidupkan dakwah, membesarkan amal usaha, dan menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas.

Tak hanya itu, pak Fahrudin juga menekankan pentingnya menyelaraskan setiap gerakan dan aksi Muhammadiyah dengan spirit Surah Al-Ma’un—sebuah spirit keberpihakan kepada kaum lemah, kepedulian sosial, dan aksi nyata yang membumi. Menurut beliau, Muhammadiyah tidak boleh berhenti pada wacana dan seremonial, tetapi harus terus hadir sebagai gerakan pencerahan yang memberi solusi bagi umat.

Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, beliau juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus mendukung serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Baginya, sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah merupakan kekuatan besar untuk membangun masyarakat yang maju, religius, dan berkeadaban. 

“Kolaborasiuntuk aksi. Muhammadiyah harus terus menjadi miitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat,” ungkapnya penuh optimisme.

Pengajian Hari Bermuhammadiyah kali ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum konsolidasi gerakan, penguatan ideologi, dan penyalaan kembali semangat dakwah berkemajuan di Kabupaten Rembang. Dari Sedan, semangat itu berkobar: Muhammadiyah harus terus hidup, menghidupkan, dan mencerahkan negeri. (selly/diko)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Selenggarakan Seminar Nasional, Hibah, dan Workshop Pengelolaan Perpustakaan Berbasis TI SLEMAN, Su....

Suara Muhammadiyah

16 November 2023

Berita

Siap Jadi Pusat Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Diiringi do....

Suara Muhammadiyah

14 May 2024

Berita

LAMONGAN SuaraMuhammadiyah - Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Lamo....

Suara Muhammadiyah

6 February 2024

Berita

Program ini ibarat menanam bibit pohon di tanah yang subur dan terjaga. Al-Qur'an adalah bibitnya, s....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Suara Muhammadiyah merupakan majalah resmi milik Pimpinan Pus....

Suara Muhammadiyah

10 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah