CILACAP, Suara Muhammadiyah – Air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama masyarakat yang terdampak kekeringan.
SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Cilacap peduli dengan keadaan masyarakat yang mengalami krisis air bersih. Maka, pada Ahad (30/8/2026), bekerja sama dengan LAZISMU dan MDMC, mendistribusikan air bersih ke daerah yang terdampak krisis air bersih.
Waka Humas SMA Muhammadiyah 1 Cilacap, Srigati Martiningsih, mengatakan ada dua daerah yang menerima distribusi, yaitu Dusun/Desa Mentasan, Kecamatan Kawunganten, dan Dusun Bondan, Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut.
Masing-masing daerah diberikan air bersih sebanyak 8.000 liter.
“Warga sangat antusias menerima bantuan air bersih yang SMA Muhammadiyah 1 Cilacap berikan,” ujarnya.
Kepala Desa Mentasan, Maryono, mengatakan bahwa air bersih ini sangat dibutuhkan oleh warganya.
Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada SMA Muhammadiyah 1 Cilacap atas bantuannya.
“Semoga Allah SWT senantiasa melancarkan rezeki Bapak Ibu guru karyawan SMA Muhammadiyah 1 Cilacap. Dan tetap eksis dalam mencerdaskan anak bangsa,” ungkapnya.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Cilacap, Slamet Hidayat, menjelaskan dalam rangka SMA Muhammadiyah 1 Cilacap Peduli Sesama, dengan situasi kemarau panjang yang terdampak di daerah Mentasan (Kawunganten) dan Ujung Alang (Kampung Laut). Para siswa SMA Muhammadiyah 1 Cilacap juga banyak yang bertempat tinggal dan berasal dari dua desa tersebut.
“Semoga bisa bermanfaat dan meringankan atas kebutuhan air bersih,” pungkasnya. (Wasis)

