BANTUL, Suara Muhammadiyah – Lazismu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menyalurkan Beasiswa Mentari sebagai bagian dari implementasi Pilar Pendidikan. Pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027, sebanyak 127 siswa dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinyatakan lolos seleksi dari total 269 pendaftar.
Penyerahan beasiswa dilakukan dalam seremoni di Gedung KH Ibrahim UMY, Senin (6/7/2026).
Manajer Operasional Eksekutif Lazismu UMY, Rozikan SEI MSI, menjelaskan bahwa seluruh penerima beasiswa berasal dari sekolah-sekolah di lima kabupaten/kota di DIY, yakni Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman, dan Kota Yogyakarta.
"Beasiswa Mentari merupakan program bantuan pendidikan bagi siswa SD, SMP, hingga SMA/sederajat yang kami buka setiap semester sebagai wujud komitmen Lazismu UMY dalam mendukung akses pendidikan," ujarnya.
Selain di DIY, Rozikan menyebut Lazismu UMY juga menyalurkan Beasiswa Mentari ke sejumlah daerah lain, di antaranya Kalimantan Barat.
Ia juga menginformasikan bahwa Lazismu UMY akan kembali membuka pendaftaran Beasiswa Sang Surya yang ditujukan bagi mahasiswa mulai 22 Juli 2026. Program tersebut terbuka bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, tidak terbatas pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (PTMA).
Beasiswa Sang Surya diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang D3, D4, S1, maupun S2 yang telah menempuh minimal semester tiga.
Rozikan menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui Lazismu UMY.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para dosen, karyawan, staf, relawan, dan seluruh muzakki UMY yang telah menunaikan zakat melalui Lazismu UMY. Dana tersebut dapat kami salurkan, salah satunya untuk mendukung Pilar Pendidikan," katanya.
Sementara itu, PIC Program Beasiswa Mentari Lazismu UMY, Kukuh Fitriyanto SE, mengungkapkan total dana yang disalurkan pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai Rp79.315.000.
Dana tersebut diberikan kepada 46 siswa tingkat SD/sederajat dari 12 sekolah dengan total bantuan Rp27.040.000, kemudian 39 siswa tingkat SMP/sederajat dari 32 sekolah sebesar Rp27.300.000, serta 42 siswa tingkat SMA/sederajat dari sembilan sekolah dengan total Rp24.975.000.
Kukuh menambahkan bahwa selain program Beasiswa Mentari dan Beasiswa Sang Surya, Lazismu UMY juga tengah menjalankan program pembangunan TK ABA Notoprajan Yogyakarta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan anak usia dini.
Salah seorang penerima beasiswa, Vano Janu Ivaza, siswa SMP Baitul Qur'an Cendekia Bantul, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
Menurutnya, Beasiswa Mentari bukan hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
"Beasiswa ini memberikan harapan dan menambah rasa percaya diri. Saya akan terus belajar dengan sungguh-sungguh agar dapat meraih cita-cita dan memberi manfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Rasa syukur juga disampaikan Widi Widayat, orang tua penerima beasiswa dari MTsN 6 Bantul. Ia menilai program tersebut sangat membantu meringankan biaya pendidikan keluarga.
"Semoga Beasiswa Mentari Lazismu UMY dapat terus berlanjut karena sangat membantu para orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak," ujarnya.

