Berdakwah sebagai Wujud Pengkhidmatan kepada Umat dan Bangsa

Publish

25 September 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1591
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir, MSi

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir, MSi

DEPOK, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir, MSi melakukan kunjungan kerja di Kota Depok, Jawa Barat, pada Ahad (24/9). Kunjungannya kali ini dalam rangka meresmikan Gedung Aisyiyah Ranting Sawangan dan Gedung Kelas SMP Muhammadiyah 19 Sawangan. Peresmian ini dikemas dalam satu agenda besar yakni Tabligh Akbar dan Musyawarah Ranting (Musyran) ke-13 Muhammadiyah Sawangan.

Dalam amanahnya, Haedar memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kiprah dan dedikasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sawangan dalam upaya merawat dan membumikan spirit dakwah Persyarikatan di akar-rumput. Dakwah berorientasi untuk memajukan dan menggembirakan kehidupan umat dan masyarakat secara komprehensif.

Haedar melanjutkan, apa yang telah ditorehkan oleh Muhammadiyah Sawangan dalam mengejawantahkan dakwah ini merupakan pantulan dari spirit beribadah. Tentu saja, beribadah dengan pancaran ketulusan dan keikhlasan yang telah menjadi karakteristik dari warga Persyarikatan Muhammadiyah.

“Nah, kalau beribadah itu dimensinya luas, maka semua peran dan profesi yang kita jalankan itu, semuanya bernilai ibadah. Dampaknya kita hidup ikhlas, tapi optimis, Penuh rasa syukur dan memanfaatkan peluang kebaikan itu untuk terus menjadi baik. Itulah energi kita menggerakkan Muhammadiyah, karena ibadah,” ujarnya.

Dengan torehan keberhasilan itu, Guru Besar Ilmu Sosiologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini memberikan secercah wejangan sarat makna kepada segenap warga Persyarikatan Muhammadiyah di Sawangan. Yakni harus bisa menjalankan dakwah di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang bercorak heterogen. Dakwah yang adem ayem, teduh, dan mencerahkan kehidupan.

Pada saat bersaman, lanjut Haedar, warga Persyarikatan Muhammadiyah di Sawangan harus senantiasa membawa spirit beribadah dengan jiwa ikhlas dan tulus ketika menjalankan dakwah. Hal demikian merupakan aktualisasi dari proses pengkhidmatan kepada umat, Persyarikatan, dan juga kemanusiaan semesta.

“Dengan beribadah, maknanya seluruh sikap, tindakan kita punya value, qimmah, atau arti. Nah kalau punya nilai akan jadi dorongan untuk meraih segala sesuatu yang bersifat ibadah itu dengan maksimal, tidak asal-asalan,” ucapnya.

Kemudian, terkait implementasi Musyran yang mengusung tema utama “Menguatkan Gerakan Pencerahan, Memajukan Sawangan,” Haedar mengingatkan agar setiap kepemimpinan organisasi di Muhammadiyah harus bisa menjaga kemurnian niat dan keikhlasan untuk berkhidmat kepada umat, bangsa, dan negara. Ini sangat penting sebagai modal vital untuk memajukan kehidupan kini dan di masa depan.

“Sehingga yang jadi pimpinan Ranting tambah optimal, baik kepilih atau tidak kepilih, itu urusan jabatan yang singkat sekali di Muhammadiyah. Yang tidak ada masa jabatannya adalah pengkhidmatan atas nama ibadah untuk menggerakkan Muhammadiyah-‘Aisyiyah, memajukan umat, memajukan bangsa, itu tanpa ada masa jabatan sampai Allah memutus ajal kita,” tegasnya. (ppmuh/cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BATU, Suara Muhammadiyah - Rapat Kerja Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menghelat Rapat K....

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyambut ke....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung Herry Suhardiyanto meneg....

Suara Muhammadiyah

16 May 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Mhammadiyah - Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru, Majelis PAUD Dasmen (PAUD,....

Suara Muhammadiyah

16 July 2024

Berita

PANGKALPINANG, Suara Muhammadiyah - Diikuti oleh Kepala Sekolah dan atau Kepala TU SMA, SMK dan SLB ....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah