YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LP UMKM PP Muhammadiyah) bekerja sama dengan Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PP ‘Aisyiyah menyelenggarakan Business Matching UMKM di Kantor PP ‘Aisyiyah, Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 32, Ngampilan, Kota Yogyakarta, pada Kamis (15/10/2026). Sebanyak 70 pelaku UMKM mengikuti kegiatan ini dan bertemu langsung secara one on one dengan para mitra strategis.
Peserta berasal dari lima provinsi, yakni DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, yang tersebar di 14 kabupaten/kota: Sleman, Bantul, Klaten, Kudus, Gunungkidul, Batang, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Madiun, Magelang, Majalengka, Purworejo, Sukoharjo, dan Surakarta. Mereka adalah pelaku UMKM binaan LP UMKM, SUMU, ‘Aisyiyah, serta UMKM umum.
Para peserta merupakan hasil kurasi dari sesi pitching online pada 12 Oktober 2026 yang diikuti 77 pelaku UMKM. Pelaku usaha yang lolos kurasi dilanjutkan ke tahap business matching.
Tiga Skema Kemitraan
Dalam sesi one on one, peserta berdiskusi langsung dengan para mitra sesuai kebutuhan usahanya: Bank Syariah Indonesia (BSI): kerja sama pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Suara Muhammadiyah: kerja sama pemasaran ritel untuk memperluas akses pasar produk UMKM.
LP UMKM dan Telkomsel: konsultasi usaha dan digitalisasi UMKM.
Melanjutkan Capaian di Jakarta
Kegiatan di Yogyakarta ini merupakan penyelenggaraan kedua. Sebelumnya, LP UMKM PP Muhammadiyah bersama BSI telah menggelar business matching di DKI Jakarta pada 22 September 2026 dengan sekitar 50 peserta. Kegiatan tersebut menghasilkan fasilitas KUR senilai Rp4,05 miliar bagi pelaku UMKM.
Wakil Ketua LP UMKM PP Muhammadiyah, Dr. Suhaji Lestiadi, ME, berharap kehadiran BSI dan Suara Muhammadiyah di Yogyakarta dapat meningkatkan capaian tersebut.
“Harapan kami, dengan hadirnya BSI dan Suara Muhammadiyah, penyerapan KUR dan transaksi ritel bisa lebih besar dibanding sebelumnya. Business matching ini bukan acara sekali jalan, tetapi bagian dari alur yang utuh: pitching, kurasi, business matching, transaksi atau pembiayaan, pendampingan, hingga pertumbuhan usaha,” ujar Suhaji Lestiadi.
Berlanjut di Propinsi Jawa Barat, Bali dan Jawa Tengah
LP UMKM PP Muhammadiyah menegaskan bahwa kegiatan business matching masih akan terus berlangsung. Program serupa akan dilaksanakan di provinsi dan kota lain bersama Muhammadiyah di daerah, agar semakin banyak UMKM yang terbantu untuk naik kelas dan berkemajuan.
Tentang LP UMKM PP Muhammadiyah
LP UMKM PP Muhammadiyah adalah lembaga di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah yang berperan dalam pembinaan, pendampingan, dan penguatan UMKM agar berdaya saing dan berkemajuan. (Horo Wahyudi)

