Festival Motekar PIAUD UM Bandung Tanamkan Cinta Budaya Lokal

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

840
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Suasana Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan, lantai tiga Kampus Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, tampak meriah pada Jumat-Sabtu (08-09/08/2025). Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) bersama mahasiswa menggelar Festival Hari Anak “Motekar” dengan mengusung tema ”Ngamumule Kabudayaan Karuhun Minangka Pangladen Jati Diri Bangsa.”

Festival ini tidak hanya menghadirkan keceriaan bagi anak-anak, tetapi menjadi sarana pelestarian budaya dan pembelajaran kreatif. Selain berbagai kegiatan menarik, acara juga dirangkai dengan seminar Hari Anak yang menghadirkan Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora Dr Irianti Usman MA sebagai narasumber utama.

Ketua Panitia Reza Syahri Ramdani mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak usia dini di Indonesia yang dinilainya cukup memprihatinkan. Menurutnya, seminar ini menjadi salah satu langkah untuk menjawab tantangan tersebut.

“Kami berharap melalui seminar ini, terutama akademisi dan calon guru, semoga semakin perhatian kepada kondisi anak-anak Indonesia. Semoga hasil seminar ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya itu, festival tahunan prodi PIAUD ini juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai yang diikuti anak-anak TK se-Kota Bandung. Anak-anak tampak antusias mengikuti lomba, lalu bermain permainan tradisional dan menggunakan alat peraga hasil karya mahasiswa PIAUD UM Bandung.

Ketua Program Studi PIAUD Dian Kusumawati menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang memadukan unsur edukasi, budaya, dan kebersamaan keluarga. Ia menilai, acara seperti ini sudah jarang ditemui di Kota Bandung. “Kegiatan ini termasuk yang sudah jarang ditemukan di Kota Bandung untuk mencari tempat bermain yang edukatif dan positif untuk orang tua mengajak anak-anaknya,” ungkapnya.

Dian juga berharap, Motekar memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi mahasiswa di ruang kuliah, tetapi bagi masyarakat luas. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara guru di sekolah dan orang tua di rumah dalam membentuk anak yang berakhlak dan bermanfaat bagi bangsa.

Uniknya, Motekar juga menjadi bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mahasiswa PIAUD untuk mata kuliah pengembangan sosial, emosi, moral, serta pengembangan fisik motorik anak usia dini. Hal ini membuat acara memiliki nilai akademis sekaligus praktis bagi para mahasiswa.

Sekretaris Prodi PIAUD Isya Siti Aisyatul Mbz menambahkan bahwa permainan yang dipamerkan di Motekar adalah hasil karya mahasiswa semester 1 hingga 6. ”Semoga acara Motekar ke depannya dapat semakin memperkenalkan berbagai jenis permainan tradisional, menjadi media pembelajaran bagi anak usia dini, serta memberikan manfaat khususnya bagi guru-guru PAUD,” tandasnya.*(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Selasa tanggal 20 Januari 2025, Direktur Utama Suara Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

20 January 2026

Berita

TERNATE, Suara Muhammadiyah – Pengukuhan guru besar dan pelantikan rektor Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

2 April 2026

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Program studi Hukum Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

11 December 2024

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) jadi tuan rumah kegiatan Sila....

Suara Muhammadiyah

19 November 2023

Berita

Menggerakkan Spirit Kemanusiaan untuk Palestina DEPOK, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhamma....

Suara Muhammadiyah

19 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah