FKM UMKT dan Pemkot Bontang Perkuat Implementasi MoU, Dorong Peningkatan Kompetensi Tenaga Kesehatan
BONTANG, Suara Muhammadiyah - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (FKM UMKT) melakukan kunjungan kerja ke Kota Bontang pada 22-23 Juni 2026. Kunjungan tersebut merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan implementasi Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding antara Pemerintah Kota Bontang dan UMKT, khususnya melalui program-program yang dilaksanakan FKM UMKT.
Rombongan FKM UMKT dipimpin oleh Dekan FKM UMKT, didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta Kerja Sama; Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat; dan Sekretaris Penerimaan Mahasiswa Baru UMKT.
Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi dan audiensi bersama Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG., di Kantor Pemerintah Kota Bontang.
Pertemuan berlangsung hangat dan mendapat sambutan positif dari wali kota. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bontang menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bontang terbuka terhadap kolaborasi dengan perguruan tinggi, terutama kerja sama yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan serta menghadirkan kajian akademik yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Ia berharap MoU yang telah terjalin tidak berhenti pada dokumen kerja sama, tetapi segera diterjemahkan menjadi program-program yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang.
Dekan FKM UMKT Sri Sunarti, M.PH., Ph.D menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi kebutuhan dan merumuskan bentuk implementasi kerja sama yang dapat dijalankan bersama Pemerintah Kota Bontang.
Menurutnya, FKM UMKT siap berkontribusi melalui pelaksanaan caturdharma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
“Implementasi kerja sama diharapkan mampu mempertemukan kekuatan akademik yang dimiliki perguruan tinggi dengan pengalaman serta kebutuhan nyata yang dihadapi pemerintah daerah dan tenaga kesehatan di lapangan,” demikian pokok penyampaian Dekan FKM UMKT.
Pengembangan kerja sama yang memperkuat penyelenggaraan caturdharma merupakan salah satu misi UMKT, dengan pendidikan AIK menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan universitas.
Sosialisasi Magister Kesmas kepada 100 Tenaga Kesehatan
Setelah audiensi di Kantor Pemerintah Kota Bontang, rangkaian kegiatan dilanjutkan di Auditorium Taman 3 Dimensi.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 tenaga kesehatan dari berbagai institusi dan profesi. Peserta terdiri atas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang beserta jajaran, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Taman Husada beserta staf, dokter, perawat, tenaga kefarmasian, serta tenaga kesehatan dari berbagai bidang lainnya.
Pada sesi tersebut, tim UMKT menyosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister Kesehatan Masyarakat FKM UMKT. Sosialisasi mencakup gambaran program pendidikan, kurikulum, profil lulusan, mekanisme perkuliahan bagi pekerja profesional, informasi beasiswa, serta prosedur pendaftaran mahasiswa baru.
Kehadiran Program Magister Kesehatan Masyarakat FKM UMKT diharapkan dapat membuka akses pendidikan lanjutan yang lebih luas bagi tenaga kesehatan di Kota Bontang dan wilayah sekitarnya. Program ini juga menjadi wadah bagi para profesional untuk meningkatkan kemampuan dalam kepemimpinan, pengelolaan program kesehatan, penelitian, analisis kebijakan, serta pemecahan masalah kesehatan berbasis bukti.
Peningkatan kualifikasi akademik tenaga kesehatan dinilai penting seiring dengan semakin kompleksnya tantangan pembangunan kesehatan. Tenaga kesehatan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan membaca data, merancang intervensi, mengelola program, dan mengambil keputusan strategis sesuai kebutuhan masyarakat. Kunjungan selama dua hari tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi penyusunan rencana tindak lanjut antara Pemerintah Kota Bontang dan UMKT.
Melalui sinergi pemerintah daerah, perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan tenaga profesional, kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan program yang aplikatif serta memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan kesehatan di Kota Bontang.

