Gubernur Banten Apresiasi Peran NA dalam Bidang Sosial, Pendidikan, dan Keagamaan

Suara Muhammadiyah

4 September 2025

961
Gubernur Banten Andra Soni menerima cendramata dari Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah Yunda Ariati Dina Puspitasari (4/9).

Gubernur Banten Andra Soni menerima cendramata dari Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah Yunda Ariati Dina Puspitasari (4/9).

SERANG, Suara Muhammadiyah - Gubernur Banten Andra Soni pada pembukaan Tanwir Nasyiatul Aisyiyah (NA) II di Serang memuji posisi dan peran strategis NA. Dalam banyak hal melalui berbagai program sosialnya, NA berhasil menjadi jembatan antara generasi muda, perempuan, dan gerakan Islam lainnya. NA menurut Andra juga mampu menghadirkan dakwah yang inklusif dan responsif terhadap isu-isu kontemporer. 

Keberadaan NA diakuinya menjadi representasi penting gerakan perempuan modern di Indonesia. Organisasi yang secara aktif memperjuangkan nilai kesetaraan, NA tak tergoyahkan dalam memegang teguh prinsip-prinsip agama. 

Sejak awal, NA tidak hanya menjadi organisasi keagamaan, tapi juga gerakan sosial pendidikan yang menjunjung nilai kesetaraan perempuan. 

Dalam konteks kekinian, NA hadir secara adaptif terhadap berbagai tantangan globalisasi, disrupsi digital. "Atas nama pemerintah Banten kami mengucapkan terima kasih kepada NA yang telah memilih Banten sebagai tuan rumah penyelenggaraan Tanwir II," ucap Andra Soni. 

Dalam kesempatan tersebut ia bersyukur kondisi dan situasi sampai acara pembukaan Tanwir II NA terlaksana, situasi politik dan sosial berangsur aman dan kondusif. 

Andra pun berharap, melalui agenda Tanwir ini dapat menjadi momentum sinergi antara pemerintah daerah dengan NA dalam hal pemberdayaan perempuan dan anak. Banten menurutnya menjadi satu-satunya provinsi yang 5 kali berturut-turut mendapat predikat layak anak. 

"Beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama adalah penurunan akan pernikahan anak usia dini dan penanganan kekerasan terhadap anak," tambahnya. 

Untuk menangani permasalahan tersebut, pemerintah Provinsi Banten telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya program sekolah gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah swasta. 

Menurut data, 80 ribu anak-anak di Banten telah melanjutkan pendidikan dari jenjang SMP ke SMA yang salah satu tujuannya meningkatkan angka partisipasi sekolah. "Mudah-mudahan program ini bermanfaat," tegasnya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah – Dosen Prodi Biokewirausahaan Universitas Muhammadiyah Jawa Timur ....

Suara Muhammadiyah

4 August 2026

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - LAZISMU sebagai salah satu lembaga yang berada di bawah Pimpinan ....

Suara Muhammadiyah

7 April 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perguruan Muhammadiyah Limau Bendi, yang terdiri dari SD Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

20 February 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen program studi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Ba....

Suara Muhammadiyah

17 March 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypim) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PD....

Suara Muhammadiyah

1 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah