Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

236
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah Gelar Diskusi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Muhammadiyah

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah menyelenggarakan Diskusi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Madrasah Muhammadiyah secara daring pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri atas Majelis Dikdasmen dan PNF PWM se-Indonesia, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM se-Indonesia, serta kepala madrasah Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dan pemangku kepentingan pendidikan. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, Ph.D., serta dipandu oleh Dr. Bagus Mustakim sebagai moderator.

Narasumber utama adalah Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si., Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Dr. H. Abdul Basit, S.Ag., M.M., Kepala Subdirektorat Kurikulum dan Evaluasi pada Direktorat KSKK Madrasah. Selain itu, hadir pula Dr. Hj. Erni Susiani, M.Pd., Fasilitator Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) sekaligus Tim Penulis Asesmen Kompetensi Guru (AKG) Nasional.

Dalam sambutannya, Didik Suhardi mengapresiasi terselenggaranya diskusi tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan mutu pendidikan Muhammadiyah. Ia berharap forum ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh madrasah Muhammadiyah mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sehingga mampu diwujudkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

“Diskusi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh madrasah Muhammadiyah dalam mengembangkan pendidikan yang berkarakter, humanis, dan berorientasi pada pembentukan generasi unggul,” ujarnya.

Pada sesi pemaparan materi, Abdul Basit menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai cinta sebagai fondasi utama dalam seluruh proses pembelajaran dan budaya madrasah.

Menurutnya, nilai-nilai cinta tersebut mencakup cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta terhadap ilmu pengetahuan, cinta kepada sesama manusia, cinta terhadap lingkungan, serta cinta kepada bangsa dan tanah air.

“Melalui integrasi nilai-nilai tersebut, Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia, toleran, peduli terhadap lingkungan, memiliki semangat kebangsaan, serta memiliki kesehatan mental dan spiritual yang baik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari guru, kepala madrasah, peserta didik, orang tua, hingga masyarakat. Dengan demikian, tujuan pendidikan yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan dapat tercapai secara optimal.

Sementara itu, Dr. Hj. Erni Susiani menegaskan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran intrakurikuler dilakukan melalui integrasi nilai-nilai Panca Cinta ke dalam seluruh mata pelajaran.

Menurutnya, guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator pembelajaran yang mampu menghubungkan materi ajar dengan nilai-nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan. Proses tersebut dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran.

“Guru perlu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai cinta dalam setiap aktivitas belajar sehingga peserta didik berkembang secara utuh, baik dari aspek pengetahuan, sikap, maupun keterampilan,” ungkapnya. (Hendra Apriyadi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Seiring dengan kemajuan di sektor digital yang amat pesat, Ketua....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali me....

Suara Muhammadiyah

16 January 2026

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Pada Ahad, (10/11) Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) da....

Suara Muhammadiyah

11 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan pembagian....

Suara Muhammadiyah

22 June 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS....

Suara Muhammadiyah

9 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah