Islam Wasatiah sebagai Perisai Keberagaman

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

1517
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Dekan FAI UM Bandung Tegaskan Pentingnya Toleransi dan Keadilan

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Prof Dr H Afif Muhammad MA menekankan pentingnya penerapan Islam wasatiah sebagai perisai untuk menjaga persatuan dan mengelola keberagaman dalam kehidupan berbangsa. Hal tersebut disampaikan dalam pengajian bulanan UM Bandung yang digelar pada Jumat (20/12/2024) di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan, Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752.

Menurut Afif, Indonesia sebagai negara dengan keberagaman yang sangat luas rentan terhadap potensi perpecahan. ”Perbedaan yang ada sering kali menjadi ancaman terhadap persatuan dan keutuhan bangsa. Sejak masa kemerdekaan, isu keberagaman, termasuk pembahasan Pancasila, kerap menjadi persoalan besar,” ujarnya.

Afif menjelaskan bahwa keberagaman merupakan bagian dari sunatullah dan merupakan tanda kebesaran Allah dalam menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. ”Keberagaman adalah fitrah manusia. Namun, untuk tujuan tertentu seperti dalam organisasi Muhammadiyah, kita tetap perlu menyamakan visi dan misi untuk mencapai kebersamaan,” tambah Afif.

Penulis buku ”Agama dan Konflik Sosial” ini memaparkan bahwa Islam wasatiah menawarkan sejumlah indikator penting sebagai pedoman dalam menjaga keberagaman dan persatuan bangsa. Salah satunya adalah menerima perbedaan sebagai watak dasar manusia yang tidak dapat diubah. ”Perbedaan ini adalah fitrah manusia dan sama sekali tidak salah,” jelas Afif.

Afif menambahkan bahwa sikap toleransi merupakan kunci untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dan damai. ”Namun, toleransi pun ada batasnya. Kita tetap harus menjaga identitas pribadi kita sebagai umat muslim,” tegas Afif.

Lebih lanjut, Afif menegaskan bahwa setiap manusia memiliki hak dan kewajiban yang sama, khususnya dalam menjalankan ibadahnya masing-masing. Di Indonesia, menurutnya, urusan keagamaan sudah diatur oleh negara dan sudah sesuai dengan sila pertama Pancasila. ”Ini menunjukkan bagaimana negara kita menghormati nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat,” tandas Afif.

Afif juga menyoroti pentingnya keadilan dalam keberagaman masyarakat. ”Islam wasatiah menekankan bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa diskriminasi. Jangan sampai kebencian terhadap suatu kaum membuat kita tidak berlaku adil,” pungkas Afif.

Pengajian bulanan ini diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, karyawan, dan mahasiswa UM Bandung. Para peserta menyimak materi yang disampaikan Afif Muhammad dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya peran Islam wasathiah dalam menjaga keharmonisan bangsa.*


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Inisiasi kerja sama internasional di bidang akademik dilakukan oleh....

Suara Muhammadiyah

13 March 2025

Berita

Ajang Adu Prestasi Pelajar Muhammadiyah se Indonesia MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Panitia Olympic....

Suara Muhammadiyah

13 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mene....

Suara Muhammadiyah

26 July 2025

Berita

Peluang Karier Global Kian Terbuka  SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Akreditasi internasional d....

Suara Muhammadiyah

20 December 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah— Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui Departemen Keseh....

Suara Muhammadiyah

19 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah