PROBOLINGGO, Suara Muhammadiyah — Kajian Ahad Pagi yang digelar di Graha Ahmad Dahlan, Pusat Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo, Ahad (1/2), berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Kajian tersebut menghadirkan Ustadz Muchamad Arifin, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai pemateri.
Dalam kajiannya, Arifin menegaskan bahwa tema tersebut sangat relevan dengan kondisi umat saat ini. Perkembangan teknologi yang begitu pesat, menurutnya, harus diimbangi dengan iman yang kuat dan kokoh.
"Tanpa pondasi iman, teknologi justru dapat menjadi ancaman serius yang merusak tatanan kehidupan, bagaikan bencana banjir yang menghabiskan seluruh sendi kehidupan," katanya.
Ustadz Arifin menegaskan bahwa teknologi pada dasarnya hanyalah alat. Baik atau buruk dampaknya sangat bergantung pada cara manusia menggunakannya.
"Karena itu, umat Islam dituntut untuk bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media digital agar tetap sejalan dengan nilai-nilai keimanan dan akhlak," tuturnya.
Di sela pemaparannya, Ketua LDK PP Muhammadiyah tersebut juga membagikan pengalaman dakwahnya di berbagai wilayah pedalaman.
Kisah tentang tantangan medan, keterbatasan sarana, serta keteguhan para dai di daerah terpencil menjadi sumber inspirasi bagi jamaah untuk terus menumbuhkan semangat amar makruf nahi munkar dalam kehidupan sehari-hari.

